Jawa Timur (Jatim) dijadikan sebagai sasaran pasar jamu tradisional se-Indonesia karena memiliki potensi besar karena sumber daya alam yang melimpah.
Surabaya (Antara Jatim) - Jawa Timur (Jatim) dijadikan sebagai sasaran pasar jamu tradisional se-Indonesia karena memiliki potensi besar karena sumber daya alam yang melimpah.

"Selama ini Jatim menjadi provinsi yang memiliki potensi besar karena sumber daya alam yang melimpah. Budaya masyarakat Jatim yang masih melestarikan jamu pun menjadikan Jatim sebagai sasaran pasar," kata Direktur Marketing Sido Muncul, Irwan Hidayat di Surabaya, Kamis.

Dalam peluncuran Kuku Bima Energi (KBE) herbal dan Tolak Linu Mint di Surabaya, ia mengatakan kontribusi Jatim terhadap penjualan jamu tradisional secara instan sekitar 60 persen per tahun di skala nasional.

"Mulai daerah Jombang sampai Ngawi dan Pasuruan hingga Situbondo, masih ditemukan masyarakat yang menyeduh jamu tradisional pada sore hari setelah mereka beraktivitas atau bekerja," ujarnya.

Namun, ia menambahkan saat ini masyarakat juga membutuhkan sesuatu yang instan, termasuk jamu tradisional, sehingga pihaknya membuat jamu yang praktis dengan komposisi bahan-bahan herbal.

Terkait produk baru KBE herbal, Irwan mengatakan bahwa ini adalah satu-satunya minuman energi yang menggunakan bahan alami. Di seluruh dunia baru kali ini ada minuman energi herbal.

"Selain menggunakan kopi lokal sebagai sumber kafein, pemanisnya juga memanfaatkan pemanis alami berbahan baku ekstrak daun stevia, sehingga konsumsi minuman energi ini relatif lebih aman dibanding minuman energi yang selama ini sudah ada," paparnya.

Di sisi lain, ia juga menyarankan kepada masyarakat agar mengonsumsi minuman energi tetap ada batasannya. Sehari maksimal dianjurkan hanya tiga kali yaitu pagi, siang dan sore. 

"Minuman berenergi ini dianjurkan maksimal diminum tiga kali sehari, karena minuman energi mengandung kafein dan zat-zat lainnya yang berfungsi memompa kerja jantung," ujarnya.

Ia berharap terobosan minuman energi herbal ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan stamina di saat berpuasa atau mudik Lebaran nanti. (*)


Pewarta: Laily Widya Arishandi
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026