Stok beras medium saat ini sudah mencapai 32.000 ton dari realisasi penyerapan hingga akhir Mei 2016 dan cukup aman hingga 10 bulan ke depan untuk penerima program beras masyarakat prasejahtera (rastra),
Jember (Antara Jatim) - Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional XI Jember Khozin mengatakan stok beras di sejumlah gudang Bulog untuk kualitas medium atau beras "PSO" cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga April 2017.

"Stok beras medium saat ini sudah mencapai 32.000 ton dari realisasi penyerapan hingga akhir Mei 2016 dan cukup aman hingga 10 bulan ke depan untuk penerima program beras masyarakat prasejahtera (rastra)," katanya di Jember, Sabtu.

Ia mengatakan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) yang mendapatkan rastra di Kabupaten Jember sebanyak 192.591 kepala keluarga dan masing-masing mendapatkan beras sebanyak 15 kilogram.

"Kebutuhan rastra di Jember sebanyak 2.894 ton per bulan atau sekitar 35.000 ton per tahun, sehingga stok beras yang ada di gudang Bulog cukup hingga tahun depan," tuturnya.

Menurutnya, stok beras di Jember selalu "surplus" setiap tahun karena Jember merupakan salah satu lumbung pangan di Jatim, bahkan Perum Bulog Jember setiap tahun mengirimkan sebagian stok beras ke luar daerah yang kekurangan stok beras sesuai dengan instruksi Bulog pusat.

Khozin mengatakan Bulog juga melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga beras dan gula di pasaran karena kedua harga komoditas tersebut terus merangkak naik menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

'Mudah-mudahan harga beras dan gula di pasaran menurun dengan operasi pasar yang kita gelar selama sebulan lebih itu," ujarnya.

Bulog Jember juga mempercepat distribusi beras untuk masyarakat prasejahtera menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yakni alokasi Juni dan Juli 2016 disalurkan secara terus menerus.

"Kami berharap distribusi rastra yang tidak putus itu dapat menekan daya beli masyarakat terhadap beras karena sebagian warga penerima rastra sudah memiliki beras, sehingga harga beras tidak melambung tinggi," katanya menambahkan.

Sementara Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nas mengatakan anggota Babinsa selalu membantu Bulog Sub Divre Jember dalam melakukan penyerapan gabah atau beras petani, sehingga diharapkan stok beras atau gabah Bulog cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami sudah melakukan langkah-langkah strategis untuk penyerapan gabah atau beras Bulog Jember yakni sosialisasi kepada petani, penyerapan langsung gabungan bersama tim Bulog ke sawah-sawah, dan kita adakan rapat koordinasi dengan para pengusaha beras," tuturnya.(*)
     


Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026