Surabaya (Antara) - Pengamat Ekonomi Politik Indonesia Ichsanuddin Noorsy mengatakan jika penanganan pengeboran dan pemanfaatan gas oleh Lapindo Brantas Inc di Kabupaten Sidoarjo harus melibatkan peran serta dari warga masyarakat.

"Dalam pandangan saya, penanganan ini sebenarnya bisa dilakukan dengan baik dimana harus ada keterlibatan masyarakat," katanya ," katanya usai menjadi pembicara dalam sarasehan bertajuk "Polemik kebijakan negara pada kasus pengeboran migas di Kabupaten Sidoarjo" di salah satu hotel di Surabaya, Rabu.

Ia mengemukakan, keterlibatan masyarakat mulai dari tingkat yang paling bawah sampai dengan yang tingkat paling tinggi yakni Bupati Sidoarjo.

"Selain itu, tokoh masyarakat juga harus dilibatkan untuk demi terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang maju dan mandiri dengan adanya kekayaan gas alam tersebut," katanya.

Ia mengatakan, sebenarnya Kabupaten Sidoarjo itu mampu menjadi kabupaten mandiri energi karena memiliki sumber daya energi yang cukup.

"Kalau ingin menuju kabupaten yang mandiri, sebenarnya Kabupaten Sidoarjo memiliki dua keunggulan, pertama yaitu keunggulan di bidang gas dan yang kedua adalah keunggulan di bidang sentra industri kulit di Tanggulangin," katanya.

Disinggung belum adanya badan usaha milik daerah (BUMD) yang khusus menangani masalah gas dirinya menyatakan bisa dibentuk dengan mudah.

"Asalkan, orang-orang yang ada di dalam BUMD tersebut mengerti dan memiliki kemampuan yang tinggi dalam hal pengelolaan gas. Karena selama ini yang saya temui, banyak di antara BUMD di Indonesia ini diisi oleh orang-orang yang kurang berkompeten di bidangnya masing-masing," katanya.

Ia mengatakan, dengan keterlibatan masyarakat maka tidak menutup kemungkinan pengeboran tersebut sambil jalan bisa dilakukan dan dirumuskan dengan baik.

"Masih diperlukan penelitian mendalam terkait dengan pemanfaatan energi yang ada di Kabupaten Sidoarjo kepada masing-masing kecamatan untuk mendukung bidang usaha masyarakat," katanya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dalam lokasi yang sama mengatakan, pemanfaatan gas di Kabupaten Sidoarjo ini harus digunakan untuk kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.

"Dengan demikian masyarakat bisa merasakan hasil bumi yang ada di dalam Kabupaten Sidoarjo ini dengan maksimal," katanya.(*)


Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026