Kelima poros itu meliputi budaya maritim, sumber daya maritim, infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim, dan pertahanan maritim. Implementasi dari kelima pilar itu erat hubungannya dengan peran dan fungsi Koarmatim, karena itu Koarmatim akan mengambil langkah-langkah ke arah sanaSurabaya (Antara Jatim) - Koarmatim siap menggelar puncak upacara Hari Armada 2015 yang dipusatkan di Makoarmatim, Dermaga Madura Koarmatim Ujung, Surabaya, 7 Desember 2015.
Kadispen Koarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman di Surabaya, Sabtu, menjelaskan kesiapan telah ditunjukkan dalam gladi bersih yang diikuti ribuan prajurit TNI AL pada Jumat (4/12) lalu.
"Upacara gladi bersih itu disaksikan langsung oleh Pangarmatim Lakdsa TNI Darwanto, Pangarmabar Laksda TNI A. Taufiqurrahman, dan Kasarmatim Laksma TNI Mintoro Yulianto, serta seluruh pejabat utama Koarmatim dan Koarmabar," katanya.
Rencananya, peringatan Hari Armada 2015 yang bertema "Armada RI Yang Kuat, Hebat dan Profesional, Siap Menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia" itu dipimpin langsung Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Ade Supandi.
Setelah upacara akan ditampilkan berbagai acara tambahan, seperti Kolone Berpedang, Semaphore, Kolone Senapan, Defile Pasukan dan Defile Kendaraan Tempur TNI AL serta Flying Pass oleh Helikopter TNI AL.
Menjelang puncak peringatan Hari Armada 2015 itu, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto bersama Ketua Daerah Jalasenastri Armatim Ny. Ina Darwanto juga melaksanakan tasyakuran dengan pemotongan tumpeng di Makoarmatim Ujung, Surabaya (4/12).
Acara pemotongan tumpeng secara simbolis diserahkan kepada Ketua Panitia Hari Armada RI Tahun 2015 Kolonel Laut (P) Syufenri dan Komandan Upacara Kolonel Laut (P) Agus Widodo.
Sebelumnya (3/12), Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto bersama Ketua Daerah Jalasenastri Armada Timur Ny. Ina Darwanto juga melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Mayjend Sungkono, Surabaya.
Setelah upacara mengheningkan cipta sejenak seraya mendoakan para pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran di Surabaya, Pangarmatim diikuti para peserta upacara melaksanakan tabur bunga di makam para pahlawan itu.
Dalam rangkaian Hari Armada RI Tahun 2015, Pangarmatim juga sempat menjadi pembicara utama dalam Dialog Interaktif Poros Maritim KRI dr. Soeharso-990 yang sandar di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya (2/12).
Dialog interaktif yang digagas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Surabaya dan Persatuan Pensiunan Radio Republik Indonesia (PP RRI) bekerja sama dengan Koarmatim itu juga menampilkan pembicara lain yakni Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Dr. Endang Suhaedy dan Ketua Asosiasi Pengusaha Perikanan Indonesia Johan Surya Darma.
Dalam sambutannya, Pangarmatim mengatakan Indonesia telah mencanangkan suatu kebijakan untuk membawa Indonesia menuju negara berbasis maritim dengan mencanangkan lima pilar poros maritim dunia.
"Kelima poros itu meliputi budaya maritim, sumber daya maritim, infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim, dan pertahanan maritim. Implementasi dari kelima pilar itu erat hubungannya dengan peran dan fungsi Koarmatim, karena itu Koarmatim akan mengambil langkah-langkah ke arah sana," katanya. (*)
Pewarta: Edy M YakubEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.