Sidoarjo, (Antara Jatim) - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mendorong kepada insan Pekerjaan Umum (PU)
untuk siap menghadapi pelaksanaan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang
kurang beberapa hari lagi.
"Kami mendorong kepada insan PU untuk siap menghadapi MEA karena
salah satu kunci memenangkan MEA adalah kelancaran pembangunan dengan
ditunjang infrastruktur yang memadai," katanya saat Peringatan Hari
Bakti PU ke-70 di halaman Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)
V, Waru, Sidoarjo, Kamis.
Ia mengemukakan, insan PU harus terus bekerja keras membangun dan memelihara infrastruktur di Jatim.
"Di era MEA, kompetitif harus terukur, baik infrastruktur, produktivitas SDM, dan pelayanan publiknya," ucap Gubernur.
Oleh karena itu, dirinya mengajak untuk bersama-sama bekerja keras meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Sekali lagi, saya bangga dengan para insan PU, anda adalah ujung
tombak terhadap tawaran yang diberikan dalam pasar bebas, anda adalah
petarung yang siap menang di era MEA," ujarnya.
Ia mengatakan, insan PU telah bekerja keras khususnya dalam membangun berbagai infrastruktur di Jatim.
"Kondisi itu sangat berperan dalam rangka meningkatkan pembangunan yang selama ini ada di Jawa Timur," tambahnya.
Menurut dia, dengan adanya infrastruktur yang baik, pembangunan di
Jatim berjalan dengan lancar dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi yang
melaju pesat.
"Hingga triwulan III/2015, ekonomi Jatim mengalami pertumbuhan
sebesar 5,44 persen, atau lebih baik dibanding nasional yang hanya
sebesar 4,74 persen," imbuhnya.
Ia mengatakan, Jatim menjadi "engine" pembangunan ekonomi nasional,
pertumbuhan ekonomi paling tinggi diseluruh Jawa, bahkan di atas
nasional.
"Artinya, infrastruktur kita lebih baik daripada daerah lain,
infrastruktur menjadi penentu keberhasilan pembangunan," tukasnya.(*)
untuk siap menghadapi pelaksanaan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang
kurang beberapa hari lagi.
"Kami mendorong kepada insan PU untuk siap menghadapi MEA karena
salah satu kunci memenangkan MEA adalah kelancaran pembangunan dengan
ditunjang infrastruktur yang memadai," katanya saat Peringatan Hari
Bakti PU ke-70 di halaman Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)
V, Waru, Sidoarjo, Kamis.
Ia mengemukakan, insan PU harus terus bekerja keras membangun dan memelihara infrastruktur di Jatim.
"Di era MEA, kompetitif harus terukur, baik infrastruktur, produktivitas SDM, dan pelayanan publiknya," ucap Gubernur.
Oleh karena itu, dirinya mengajak untuk bersama-sama bekerja keras meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Sekali lagi, saya bangga dengan para insan PU, anda adalah ujung
tombak terhadap tawaran yang diberikan dalam pasar bebas, anda adalah
petarung yang siap menang di era MEA," ujarnya.
Ia mengatakan, insan PU telah bekerja keras khususnya dalam membangun berbagai infrastruktur di Jatim.
"Kondisi itu sangat berperan dalam rangka meningkatkan pembangunan yang selama ini ada di Jawa Timur," tambahnya.
Menurut dia, dengan adanya infrastruktur yang baik, pembangunan di
Jatim berjalan dengan lancar dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi yang
melaju pesat.
"Hingga triwulan III/2015, ekonomi Jatim mengalami pertumbuhan
sebesar 5,44 persen, atau lebih baik dibanding nasional yang hanya
sebesar 4,74 persen," imbuhnya.
Ia mengatakan, Jatim menjadi "engine" pembangunan ekonomi nasional,
pertumbuhan ekonomi paling tinggi diseluruh Jawa, bahkan di atas
nasional.
"Artinya, infrastruktur kita lebih baik daripada daerah lain,
infrastruktur menjadi penentu keberhasilan pembangunan," tukasnya.(*)
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.