"Setelah mereka berhasil menjadi relawan sebagai pengajar Bahasa Inggris di SMA dan sederajat di wilayah Jatim, ketika kembali ke AS, mereka akan menjadi Duta Jatim di AS," kata Konjen AS Joaquin Monserrate.
Malang  (Antara Jatim) - Konjen Amerika Serikat di Surabaya, Joaquin Monserrate menyatakan para alumni relawan "Peace Corps" yang telah berhasil menyelesaikan tugasnya di Jawa Timur, nantinya akan menjadi Duta Jatim di AS.

"Setelah mereka berhasil menjadi relawan sebagai pengajar Bahasa Inggris di sejumlah SMA dan sederajat di wilayah Jawa Timur (Jatim), ketika kembali ke Amerika Serikat (AS), mereka akan menjadi Duta Jatim di AS," katanya saat melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf di Malang, Rabu (3/6) malam.

Selain itu, lanjutnya, kehadiran para relawan Peace Corps dan warga AS lainnya di Indonesia, terutama Jatim mewakili seluruh warga AS, sehingga ada timbal balik antara Indonesia dengan AS.

"Saya berharap setelah tugas mereka menjadi relawan sebagai pengajar Bahasa Inggris di Indonesia berakhir, mereka bisa menjadi orang Indonesia di Amerika. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim dan Bappenas atas kerja sama yang telah terjalin selama ini," ujarnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf mengaku kedatangan relawan Peace Corps di Jatim sangat bermanfaat bagi warga sekitar. Relawan Peace Corps membawa misi pendidikan dan perdamaian, dan kehadiran mereka mampu membawa perubahan bagi masyarakat.

Mereka, katanya, akan mengajar Bahasa Inggris di SMA, SMK dan Aliyah. Mereka juga tinggal di rumah dan berinterkasi dengan penduduk setempat, bahkan mereka juga mempunyai orang tua angkat dimana mereka ditempatkan sebagai pengajar.

"Saat ini Indonesia menghadapi globalisasi dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), sehingga kebutuhan warga berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris bisa dikover relawan tersebut," ujarnya.

Pada tahun ini, relawan Peace Corps yang bertugas di Indonesia sebanyak 64 orang yang ditempatkan di Jatim dan Jabar. Sebelum para relawan itu dilepas sebagai pengajar Bahasa Inggris di sejumlah SMA dan sederajat, mereka diajari tentang budaya dan Bahasa Indonesia selama 10 pekan oleh pengajar dari Wisma Bahasa.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai host dari program Peace Corps di Indonesia, menempatkan para relawan tersebut di rumah-rumah penduduk yang ada di wilayah Kota Batu, Jatim, selama 10 pekan. Setelah menjalani adaptasi selama 10 pekan, puluhan relawan itu diambil sumpahnya dan dilepas di UMM Dome, Rabu (3/6) untuk mengajar Bahasa Inggris selama 27 bulan.

Jumlah relawan Peace Corps yang ditempatkan di Indonesia sejak program itu diluncurkan pada 2010 hingga saat ini mencapai 278 orang. Sedangkan di seluruh dunia mencapai lebih dari 7.200 orang yang tersebar di 65 negara.(*)


Pewarta: Edang Sukarelawati
Editor : Akhmad Munir
COPYRIGHT © ANTARA 2026