Roma (Antara/Reuters) - Penjaga pantai Italia mengatakan 3.700 pendatang dengan perahu diselamatkan di dekat perairan Libya pada Sabtu dan Minggu dini hari sementara operasi-operasi penyelamatan lainnya akan dilakukan sepanjang hari sementara para penyelundup manusia memanfaatkan laut yang tenang.
Seluruh pendatang yang sudah diselamatkan itu dibawa ke daratan Italia, kata juru bicara penjaga pantai. Beberapa pendatang mencapai Lampedusa, pulau di ujung selatan Italia, saat malam hari.
Cuaca musim semi serta lautan musim panas yang tenang diperkirakan mendorong jumlah keseluruhan pendatang di Italia pada 2015 mencapai 200.000 orang.
Jumlah itu merupakan peningkatan sebanyak 30.000 dari jumlah tahun lalu, demikian menurut perkiraan Kementerian Dalam Negeri.
Kebangsaan orang-orang pendatang yang diselamatkan itu belum dipastikan, ujarnya.
Italia mengatur upaya-upaya penyelamatan dengan mengerahkan 13 kapal laut.
Upaya-upaya itu melibatkan angkatan laut, penjaga pantai dan polisi keuangan Italia, demikian pula dengan satu kapal laut Prancis, yang bertindak mewakili badan pengawas perbatasan Eropa.
Kekacauan dan anarki yang meningkat di Libya membuat para penyelundup manusia mendapat keuntungan. Mereka rata-rata bisa mengumpulkan 80.000 euro (Rp1,1 miliar) dari setiap perahu yang dipenuhi para migran, demikian menurut penyelidikan yang sedang dijalankan oleh sebuah pengadilan wilayah Italia di bagian selatan.
Para pemimpin Uni Eropa, yang dikejutkan oleh terjadinya kecelakaan kapal paling maut di Mediterania bulan lalu, sepakat untuk meningkatkan hingga tiga kali lipat pendanaan misi patroli laut Triton setelah sebuah kapal berisi pendatang-pendatang terbalik dan sekitar 900 orang tenggelam. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.