Gresik (Antara Jatim) - Wakil Bupati Gresik, Jawa Timur, Muhammad Qosim memantau keberadaan generator listrik di sejumlah sekolah yang melaksanakan ujian nasional (UN) berbasis komputer, untuk memastikan kesiapan sekolah tersebut apabila listrik padam saat pelaksanaan ujian. "Kita telah memerintahkan sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer untuk menyediakan generator, itu salah satu kesiapan mereka, sehingga hari ini saya pantau langsung," kata Qosim, saat melakukan inspeksi mendadak ke SMK Negeri I Cerme, Senin. Dikatakanya, selain meminta sekolah menyiapkan generator, Pemkab Gresik juga telah berkirim surat ke PLN agar tidak melakukan pemadaman listrik saat ujian berlangsung. "Generator yang kami minta siapkan adalah sebagai langkah antisipasi apabila PLN melakukan pemadaman listrik, dan supaya ujian nasional tetap berlangsung," tuturnya. Setelah memantau ke sejumlah sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer atau UN "CBT" (computer based test) dan UN "PBT" (paper based test) atau UN berbasis kertasd, Qosim mengaku sukses pelaksanaan UN di Gresik mencapai 80 persen. "Sisanya sukses 20 persen itu ada pada siswa dan hasilnya," ucap Qosim yang juga mantan Kepala SMA Negeri I Gresik. Qosim mengatakan, pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer merupakan yang pertama kali digelar, dan di Gresik diikuti sebanyak tiga lembaga, dengan rincian SMA Negeri I sebanyak 321 siswa, SMA Muhammadiyah I sebanyak 235 siswa, dan SMK Negeri I Cerme 489 siswa. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin mengatakan UN akan berlangsung selama 3 hari untuk SMA dan MA, dan untuk SMK ditambah ujian praktik pada 16 April 2015. Total peserta UN Kabupaten Gresik diikuti sebanyak 15.429 siswa, dengan rincian masing-masing 5.436 siswa SMA, 4862 siswa SMK, 4.036 siswa MA, 7 siswa SMA LB dan 1.061 peserta kejar paket C. Sementara itu, mata pelajaran yang diujikan masing-masing adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris serta mata pelajaran sesuai jurusan masing-masing.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026