Malang (Antara Jatim) - Harga beras di sejumlah pasar tradisional di wilayah Malang mulai turun, meski penurunannya masih sangat tipis jika dibandingkan dengan kenaikannya beberapa pekan terakhir ini, yakni sebesar Rp200 hingga Rp300 per kilogram. Seorang pedagang di Pasar Blimbing, Anisah, Jumat mengakui adanya penurunan harga beras tersebut, namun belum signifikan kalau dibandingkan dengan kenaikannya. "Kenaikannya saja hampir mencapai Rp2000 per kilogram untuk beras medium, tapi turunnya hanya Rp200 sampai Rp300 saja," tegas Anisah. Ia memperkirakan jika penurunan harga beras tesrebut sebagai dampak dari digelarnya operasi pasar (OP) beras selama beberapa hari berturut-turut. Namun demikian, bisa dibilang OP belum berdampak signifikan terhadap penurunan harga beras karena di pasaran masih cukup tinggi harganya. Menurut dia, beras kualitas premium sebelumnya seharga Rp10.500/kg turun menjadi Rp9.850 per kilogram, sedangkan harga beras kualitas medium, dari harga Rp9.500 turun menjadi Rp9.200 per kilogram. "Harga beras memang mulai turun dan adanya OP yang terus menerus, harga beras akan kembali normal," ujarnya. Kepala Perum Bulog Sub Divre Malang, Arsyad, mengatakan meski harga beras mulai turun, pihaknya akan tetap menggelontor OP dis ejumlah pasar tradisional di wilayah kerjanya sampai harga beras kembali normal. OP tidak hanya digelar di wilayah Kota Malang saja, tetapi juga di Kabupaten Malang dan Kota Batu. Kuota beras yang digelontorkan untuk OP rata-rata sebanyak 30 ton per hari dengan harga Rp7.300 per kilogram. Hanya saja, warga tidak bisa membeli secara eceran karena beras yang dijual di OP sudah dikemas dalam plastik 5 kilogram. Operasi pasar di Kabupaten Malang di Pendopo Kendedes, depan Pasar Singosari (Jumat, 6/3). Hanya saja, OP yang digelar Bulog bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (disperindagsar) itu sepi pembeli, namun belum jelas apakah warga Malang tak meminati OP atau mereka tidak tahu adanya OP yang menjual beras murah. "Saya yakin nanti pasti akan habis, apalagi setelah shalat Jumat juga akan dibuka kembali. Harapan kami, setelah dilakukan OP terus menerus di pasar tradisional, harga beras akan segera turun dan normal kembali, apalagi setelah sejumlah daerah panen raya padi," kata Arsyad. OP beras di Kota Malang digelar di Pasar Besar Malang, Pasar Merjosari, Bunul, Sukun, Kebalen dan Pasar Tawangmangu. Tidak hanya OP, Disperindag Kota Malang juga melakukan inspeksi mendadak di sejumlah gudang beras dan pedagang guna menelusuri jika ada penimbunan beras.(*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026