Gresik, (Antara Jatim) - Bupati Gresik, Jawa Timur, Sambari Halim Radianto meminta Dinas Pendidikan setempat memperketat keamanan lingkungan sekolah dengan intensif koordinasi pihak Polres Gresik dan Kodim 0817, setelah adanya peristiwa penyanderaan siswa di wilayah itu. "Tentunya kami akan koordinasi khusus dengan pihak Dinas Pendidikan Gresik agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," kata Sambari usai mengunjungi rumah siswa korban penyanderaan di Gresik, Kamis. Selain itu, pihaknya meminta pula kepada orang tua untuk turut mengawasi anaknya terutama anak usia sekolah ditingkat TK, SD, SMP serta SMA sekalipun. Sambari mengaku sangat mengapresiasi upaya Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik atas keberhasilannya menyelamatkan siswi kelas 4 SDN Tlogopatut II Gresik dari upaya penculikan dan penyanderaan. "Kami banyak menyampaikan terima kasih kepada Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik serta semua masyarakat atas keberhasilan menyelamatkan Zahriani Puteri Agustin. Dan semoga kejadian Ini yang pertama dan menjadi yang terakhir," katanya. Sebelumnya, Sambari datang ke rumah korban didampingi Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim di kediamannya Kelurahan Ngargosari, Kebomas. Dalam kunjungannya, dua petinggi Gresik itu langsung masuk ke kamar siswi yang menjadi korban penyanderaan ditemani ayah korban Agus Siswanto dan ibunya Nur Fadhilah. Ibu korban, Nur Fadhilah mengaku kondisi Rani awalnya susah berkomunikasi, dan saat bangun tidur badannya agak gemetar. "Alhamdulillah sekarang sudah bisa diajak komunikasi dan mau bicara kepada Pak Sambari dan Pak Qosim," katanya. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026