Surabaya (Antara Jatim) - Liga Mahasiswa Nasdem (LMN) Jawa Timur meminta masyarakat untuk bijak dalam menyikapi kenaikan harga BBM, karena kebijakan itu bukan populis.
"Menaikkan harga BBM itu tidak populis dan akan selalu menjadi 'momok' bagi setiap rezim," kata Ketua LMN Jatim Adi Tirmidi dalam diskusi publik di Surabaya, Sabtu.
Oleh karena itu, mantan Ketua PMII Cabang Sidoarjo itu meminta masyarakat untuk bijak dalam menentukan sikap, sebab kenaikan itu pasti bukan tiba-tiba tapi ada akar masalahnya.
"Karena itu, kita tidak bisa asal tolak, tapi kita harus tahu betul akar persoalan kenapa Jokowi-JK harus menaikkan harga BBM itu," katanya.
Dalam diskusi publik yang menghadirkan anggota Komisi E DPRD Jatim M. Eksan dan aktivis Partai Nasdem Jatim Moh. Aziz Salim Sabibi itu, Wasekjen DPW Nasdem Jatim Achmad Heri mengapresiasi diskusi itu.
"Saya kira acara semacam ini harus kita budayakan. Kegiatan ini jadi bukti bahwa kita sudah dewasa dalam berdemokrasi," katanya dalam diskusi yang dihadiri aktivis BEM se-Surabaya, PMII, HMI, GMNI, dan sebagainya.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur menggelar Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) di Pondok Pesantren Darussyifa' Asshomadiyah, Bebekan, Kecamatan Sepanjang, Kabupaten Sidoarjo pada 14-16 November 2014. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.