Oleh Ahmad Wijaya Jakarta (Antara) - Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sinyal kenaikan harga bahan bakar minyak akan dilakukan November 2014 setelah melalui berbagai persiapan matang, antara lain menyebarkan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar ke masyarakat yang berhak. "Pokoknya kenaikan harga BBM bulan inilah," kata Jusuf Kalla kepada pers di Kantor Wapres, Jakarta, Senin. Dikatakan, pemerintah masih harus menunggu penyebaran Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada seluruh masyarakat yang memang berhak menerima. Wapres mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah mengalihkan subsidi dari konsumsi ke produktif, yaitu dari masyarakat yang selama ini mampu ke masyarakat yang kurang mampu. "Sekarang ini kan subsidi kita berikan kepada orang yang punya mobil. Itu yang akan kita ambil dan akan kita alihkan subsidi tersebut ke rakyat yang kurang mampu," kata Jusuf Kalla. Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil memberikan sinyal bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan dilakukan pemerintah sebelum Januari 2015. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026