Banyuwangi (Antara Jatim) - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dijadwalkan melepas peserta lomba balap sepeda "International Tour de Banyuwangi Ijen 2014" pada etape pertama di depan Pendopo Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (16/10). "Menpora rencananya mendarat di Bandara Blimbingsari Banyuwangi pada Kamis pagi dan langsung menuju pendopo," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Banyuwangi Juang Pribadi ketika ditemui wartawan di Banyuwangi, Rabu. Sebelum melepas keberangkatan para pebalap lokal dan mancanegara, Menpora bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, jajaran Forpimda dan pengurus KONI serta ISSI Jatim akan menjajal rute pertama dengan bersepeda bareng sejauh lebih kurang dua kilometer di kawasan pusat kota. "Istilahnya menjajal start semu, setelah itu Menpora akan melepas para pebalap untuk berlomba di etape pertama," tambahnya. Perlombaan etape pertama Banyuwangi Tour de Ijen akan menempuh jarak sejauh 180,7 kilometer, dari depan Pendopo Pemkab Banyuwangi menuju Pantai Pulau Merah di Kecamatan Pesanggaran. Rute lomba etape ini didominasi medan datar atau flat. Sebanyak 14 tim asing dan enam tim dalam negeri ambil bagian dalam lomba balap sepeda grade 2.2 kalender Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) tersebut. Adapun tim asing yang hadir, antara lain Aisan Racing Team (Jepang), Tabriz Petrochemical Team, Pishgaman Yazd Cylcling Team, TSR Continental Team (ketiganya dari Iran), Team 7 Eleven Roadbike (Filipina), Matrix Powertag (Jepang), Singha Infinite Cycling Team (Thailand), Kelantan Cycling Team (Malaysia), Timnas Malaysia, dan Timnas Denmark. Sedangkan dari tim dalam negeri terdapat Pegasus Continental Cylcling, Polygon Sweet Nice, Custom Cycling Club, BBC Pessel Sumbar, Tim ISSI Jatim, United Bike Kencana, dan tuan rumah BRCC Banyuwangi. Ketua Panitia Penyelenggara Lomba Guntur Priambodo menambahkan seluruh tim peserta beserta pebalapnya sudah tiba di Banyuwangi dan menjalani persiapan untuk balapan internasional tahunan tersebut. "Malam ini, seluruh tim dan pebalap akan menghadiri acara 'welcome party' di Taman Blambangan, sekaligus perkenalan masing-masing tim kepada masyarakat Banyuwangi," katanya. Secara keseluruhan, lomba balap sepeda berhadiah total Rp700 juta ini menempuh jarak sejauh 622,9 kilometer yang terbagi dalam empat etape. Dari empat etape balapan tersebut, etape ketiga menjadi rute yang paling menantang sekaligus penentuan gelar juara. Selain jarak tempuh terpanjang mencapai 201,7 kilometer, para pebalap juga harus menaklukkan medan tanjakan cukup tinggi hingga kemiringan 45 derajat menuju Pos Paltuding di kawasan objek wisata Kawah Ijen. Sementara etape pertama 180,7 kilometer, kemudian etape kedua sejauh 100 kilometer dari Jajag menuju Genteng, dan etape terakhir 140,5 kilometer, para pebalap banyak disuguhi medan datar. "Penentuan gelar juara diperkirakan berlangsung pada etape ketiga. Seperti balapan tahun lalu, jalur menuju Kawah Ijen dengan ketinggian hingga 2.900 meter di atas permukaan laut menjadi medan 'neraka' bagi para pebalap. Rute itu menjadi pertarungan pembalap spesialis tanjakan (climber)," ujar Guntur. (*)


Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026