Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Pasukan Suriah pada Rabu (10/9) menewaskan sampai 32 gerilyawan di pinggiran Ibu Kota Suriah, Damaskus, demikian laporan media setempat. Lebih dari 20 gerilyawan tewas ketika militer Suriah membom daerah yang dikuasai gerilyawan di pinggiran Damaskus, Douma, kata kantor berita resmi Suriah, SANA. Di Damaskus Utara, militer Suriah menggempur posisi gerilyawan di Wilayah Al-Qalamouan, menewaskan 12 gerilyawan dan melukai lebih dari 20 gerilyawan lagi, kata stasiun TV pan-Arab, Al-Mayadeen. Pertempuran sengit telah berkecamuk di pinggiran timur Ibu Kota Suriah belum lama ini, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Personel militer Suriah berusaha melucuti daerah penting gerilyawan sedangkan gerilyawan membalas dengan serangan mortir terhadap kabupaten yang dikuasai pemerintah di Damaskus, sehingga menewaskan atau melukai banyak orang. Secara terpisa, pasukan Suriah merebut kembali wilayah strategis di Provinsi Hama, Suriah Tengah, pada Rabu, sehingga membuat terpajan wilayah gerilyawan di Kota Kecil Helfaya --tempat pertempuran sengit telah berkecamuk selama berhari-hari antara personel militer dan kelompok fanatik. Jet tempur Suriah pada Rabu juga melancarkan serangan udara terhadap kelompok gerilyawan bersenjata di Provinsi Deir Az-Zour di bagian timur negeri itu, sehingga menewaskan tiga gerilyawan, kata kelompok oposisi --Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia. Serangan udara tersebut ditujukan ke posisi satu kelompok fanatik yang belum lama ini telah menjanjikan persekutuan dengan kelompok Negara Islam (IS) di daerah Permukiman Al-Hwaika dan Al-Ardi di Provinsi Deir Az-Zour --yang kaya akan minyak, kata Observatorium itu. Ditambahkannya, tiga warga sipil juga tewas dalam serangan tersebut. Pada Selasa (9/9), 36 orang --termasuk 16 petempur gerilyawan-- tewas ketika Angkatan Udara Suriah membidik posisi gerilyawan di pinggiran timur Damaskus, kata Observatorium. Tentara Suriah telah terlibat pertempuran sengit selama beberapa pekan dengan gerilyawan bersenjata di pinggiran timur Ibu Kota Suriah. Pasukan militer juga terlibat dalam pertempuran melawan anggota IS dan kelompok dengan tujuan yang sama dengan organisasi garis keras itu di beberapa bagian timur dan utara negara yang dicabik pertempuran tersebut. Menurut PBB, konflik yang telah lama berkecamuk di Suriah telah menewaskan lebih dari 190.000 orang. Konflik tersebut juga telah membuat tiga juta orang menyelamatkan diri ke berbagai negara tetangga dan lebih dari 6,5 juta orang lagi kehilangan tempat tinggal di dalam negeri mereka. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026