Bojonegoro (Antara Jatim) - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, semakin meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi arus milir (pemudik yang kembali) dengan menggunakan kendaraan bermotor, baik dari arah timur maupun barat.
"Petugas di empat pos pengamanan di sepanjang jalur arus mudik dan balik memperoleh instruksi agar meningkatkan kewaspadaan, sebab ada kecenderungan arus balik kendaraan bermotor meningkat dibandingkan sebelumnya," kata salah seorang Perwira Pengendali Pos Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2014 di Bojonegoro Ipda Pol Bambang STM di Bojonegoro, Jumat.
Ia menyebutkan empat pos pengamanan untuk mengantisipasi arus mudik dan milir didirikan di depan Stasiun KA, di Terminal Rajekwesi dan di Kecamatan Padangan dan Baureno.
Lebih lanjut ia menjelaskan jalan raya di wilayah timur dari Bojonegoro ke arah Surabaya atau sebaliknya cukup padat dengan kendaraan bermotor roda empat dan dua. Di wilayah barat dari Bojonegoro-Padangan, kendaraan bemotor kalah padat dibandingkan dengan kendaraan di wilayah timur.
"Jalan raya di wilayah barat tidak terlalu padat, sebab sebagian arus arus balik dari arah timur ada yang berhenti di Terminal Rajekwesi dan Stasiun Kereta Api (KA)," jelasnya.
Meski demikian, menurut dia, jalur jalan raya Bojonegoro ke arah Surabaya tidak terjadi kemacetan, tetapi hanya berjalan merayap.
"Kendaraan tidak macet, tetapi hanya padat," ujarnya.
Sementara ini, katanya, hasil pemantauan yang dilakukan di pos pengamanan depan Stasiun KA untuk kepadatan kendaraan bermotor roda empat berkisar 40-50 kendaraan/menit, sedangkan kendaraan bermotor roda dua berkisar 50-60 kendaraan/menit.
"Kepadatan kendaraan bermotor di sepanjang jalan raya yang dilalui arus milir ini meningkatkan dibandingkan sehari lalu, bahkan kepadatan akan terus meningkat sampai Minggu (3/8)," katanya, menegaskan.
Kapolres Bojonegoro AKBP Ady Wibowo, sebelumnya, menjelaskan pihaknya mengerahkan 180 personel polres dalam mengamankan arus mudik dan milir, dengan didukung sejumlah personel Kodim 0813, Satpol PP, Dishub, juga berbagai pihak lainnya.
"Selama arus mudik terjadi lima kecelakaan lalu lintas, di antaranya, satu kecelakaan lalu lintas kasus tabrak lari. Tapi pelakunya sudah berhasil diamankan," katanya, menegaskan. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.