Oleh Awaludin Mataram (Antara) - Detasemen Khusus 88 masih memburu sejumlah anggota terduga teroris yang diperkirakan bersembunyi di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. "Betul, tim Densus sekarang masih di lapangan. Cuma tidak berada di lokasi kejadian penangkapan yang terjadi kemarin (Sabtu, 19/7). Diduga terduga teroris lainnya lari ke lokasi lain," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP Muhammad Suryo, di Mataram, Minggu. Sebelumnya, kata dia, dua orang terduga teroris sudah ditangkap di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (17/6), sekitar pukul 10.00 Wita, masing-masing AH alias Rafi alias Memet dan AS bin Ibrahim alias Jaho. AH diketahui berasal dari Kota Bima, sedangkan AS dari Kabupaten Sumbawa Barat. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026