Surabaya (Antara Jatim) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan optimistis calon Presiden Joko Widodo bisa meraih 60 persen suara di Jawa Timur pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014. Sekretaris Jenderal PDIP Tjahyo Kumolo saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis, mengatakan target tersebut sesuai dengan pengalaman pada pemilu legislatif lalu. "Bersadarkan hasil pemilihan legislatif lalu kami optimistis pak Jokowi bisa meraih suara sebesar 60 persen pada pemilihan Presiden mendatang," katanya saat kegiatan Relawan Nurani Pro Jokowi-JK, di Surabaya, Kamis. Ia mengatakan, saat ini pihaknya juga terus melakukan pembagian tugas dalam masa kampanye pemilihan Presiden berlangsung. "Di antaranya pak Jokowi saat ini sedang berada di Papua untuk melakukan kampanye di sana dan juga pak Jusuf Kalla melakukan kampanye di Aceh," katanya. Dalam kegiatan tersebut, katanya, Jokowi berjanji akan menurunkan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dan meningkatkan kesehjahteraan masyarakat. "Salah satu tema yang diusung yaitu menyejahterakan masyarakat dan juga tetap melakukan kampanye dengan model 'blusukan' untuk mendengar aspirasi dari masyarakat secara langsung," katanya. Ia juga mengatakan sat ini Saifullah Yusuh sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur sudah melakukan komunikasi politik dengan pihaknya. "Gus Ipul sudah melakukan komunikasi, tepatnya dengan petinggi partai. Dan kami akan menunggu seperti apa dukungannya kepada kami," katanya. Sementara itu, disinggung masalah beredarnya tabloid merah berlabel "Obor Rakyat" yang ditengarai berisi "kampanye hitam" dirinya menyatakan sudah menerjunkan tim untuk mengatasi masalah ini. "Sudah ada tim yang dibentuk untuk mengatasi masalah ini dan tim tersebut akan melanjutkan kepada petugas kepolisian untuk menyikapi masalah itu," katanya. Ia menyebutkan, 99 persen isi dari tabloid tersebut adalah fitnah dan tidak benar dan tim akan terus mengawal masalah ini. Pada pemilihan Presiden 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Masing-masing pasangan itu adalah Prabowo Subianto-Hata Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.(*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026