Surabaya (Antara Jatim) - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menerima 12 mahasiswa asing yang mendaftar pada empat fakultas yakni kedokteran, kedokteran gigi, kedokteran hewan, dan farmasi. "Ada 16 mahasiswa asing yang mendaftar, tapi hanya 12 mahasiswa asing yang melakukan registrasi hingga menjelang pengukuhan mahasiswa pada Senin (19/8)," kata Wakil Rektor I Unair Prof Achmad Syahrani di Surabaya, Selasa. Didampingi Ketua Humas dan Informasi Studi Unair Dr MG Bagus Ani Putra, ia menjelaskan ke-12 mahasiswa asing itu terbanyak pada fakultas farmasi sebanyak lima orang. Untuk fakultas lainnya yakni pendidikan kedokteran ada empat orang, pendidikan kedokteran gigi ada tiga orang, dan pendidikan kedokteran hewan ada empat orang. Tahun ini, Unair menerima 6.877 mahasiswa baru yang merupakan jumlah terbanyak dalam penerimaan mahasiswa baru di kampus yang memiliki "sejarah" di bidang kedokteran itu. "Ketika mengukuhkan mahasiswa baru pada Senin (19/8) lalu, Rektor Unair Prof Dr Fasich Apt juga memberikan Beasiswa Bidik Misi secara simbolis kepada mahasiswa baru yang berhak menerimanya," katanya. Pemberian beasiswa Bidik Misi secara simbolis itu mendapat sambutan positif dari orang tua mahasiswa. "Semoga dengan adanya beasiswa ini tidak akan ada lagi tentang stigma pendidikan tinggi yang mahal," kata orang tua mahasiwa, Yoyon Sudjiono. Dalam acara pengukuhan itu, para mahasiswa baru mendapatkan kuliah umum dari ahli psikologi Unair agar lebih siap dalam menghadapi masa perkuliahan, di antaranya Hery Widyarso S.Psi. Mereka mendapatkan tujuh kiat sukses dalam kuliah, di antaranya tetapkan tujuan hidup, jadilah individu yang proaktif, kenali kelebihan dan kekurangan, positive thinking dan tidak mudah menyerah, maksimalkan talenta, bangun "menara" yang tinggi, dan asahlah kemampuan seperti gergaji. "Agar bisa berkembang, kita harus bisa mengasah kemampuan diri kita seperti halnya mengasah gergaji. Asahlah mulai dari fisik, mental, sosial-emosional dan spiritual," saran Hery Widyarso. Tahun ini, Unair menerima mahasiswa dari seleksi paling akhir yakni mahasiswa jalur Mandiri II yang diumumkan pada 16 Agustus lalu yakni 448 mahasiswa. Ada 503 mahasiswa Jalur Mandiri II yang diterima, namun 54 mahasiswa tidak melakukan registrasi dan satu mahasiswa yang melakukan registrasi tapi terkendala verifikasi pendidikan. Dari jalur Diploma II, Unair menerima 727 mahasiswa. Ada 835 mahasiswa yang diterima, namun 106 mahasiswa tidak melakukan registrasi dan dua mahasiswa terkendala verifikasi pendidikan. Sementara itu, mahasiswa dari jalur Alih Jenis II ada 227 mahasiswa. Ada 252 mahasiswa yang diterima, namun 24 mahasiswa tidak melakukan registrasi dan seorang mahasiswa terkendala verifikasi pendidikan. "Webometric" Sementara itu, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya masuk "sepuluh besar" dalam peringkat nasional versi "Webometric" yang merupakan pemeringkatan universitas berdasarkan laman/website. "Itu prestasi yang penting untuk membangun optimisme dan saling percaya di antara kita dalam kebersamaan di bawah almamater," kata Rektor Unair Prof Dr H Fasich Apt saat menyemangati 1.202 wisudawan Unair dari D3 hingga S3 di kampus setempat. Prestasi lainnya, Unair telah ditunjuk sebagai "National Health Science Center" oleh Kementerian Riset dan Teknologi RI, serta mendapatkan otonomi dari pemerintah untuk mengelola kampus secara mandiri melalui status PTN-Badan Hukum. "Otonomi itu memberikan kesempatan kepada Unair untuk menjadi perguruan tinggi yang mandiri, unggul, dan inovatif," katanya. Namun, lulusan Universitas Airlangga yang bermotto "Excellence with Morality" diharapkan tidak hanya memiliki intelektualitas yang unggul, namun juga mempunyai sikap dan perilaku yang luhur. "Mahatma Gandhi, Marthin Luther, Theodore Roosevelt, dan Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa pendidikan bukan sekadar memberikan pengetahuan, tetapi juga mengasah moral dan keuletan, sehingga bisa bermanfaat bagi umat manusia," katanya. Ke-1.202 wisudawan yang tergolong banyak adalah 295 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 166 lulusan Fakultas Hukum (FH), 146 lulusan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), 100 lulusan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), dan 82 lulusan Fakultas Kedokteran (FK). (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026