Surabaya (Antara Jatim) - Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya sampai dengan triwulan II Tahun Anggaran 2013 mengalami kenaikan dari target semula Rp2,5 triliun kini menjadi Rp2,6 triliun atau naik sekitar Rp76 miliar (2,9 persen). Ketua DPRD Surabaya M Machmud, Kamis, mengatakan, kenaikan PAD kali ini dikarenakan pendapatan dari sektor pajak daerah dan retribusi untuk tahun ini meningkat semua. "Pajak hiburan sampai sekarang capainya sudah 59 persen, pajak hotel 57 persen dan pajak restoran 57 persen," katanya. Menurut dia, kenaikan PAD tersebut diketahui dari pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2013 yang kini akan dibahas di DPRD Surabaya. "Masih ada peluang target capaian pajak daerah bisa tercapai pada akhir tahun anggaran 2013," katanya. Ia mengatakan pendapatn lain-lain dari perimbangan juga meningkat. "Pembelanjaan tinggi meskipun tidak terserap. Tapi harus dibagi-bagi ke dinas-dinas," ujarnya. Adapun untuk pajak bumi bangunan (PBB) tahun ini yang ditargetkan Rp894 miliar tidak bisa tercapai semua. Hal ini menurut Machmud ada hutang atau peninggalan dari pemerintah pusat masih besar. "Aslinya target pendapatan dari PBB hanya Rp400 miliar sedangkan sisanya peninggalan dari pemerintah pusat," katanya. Namun demikian, Machmud meminta agar penggunaan APBD tepat sasaran dan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. "Jangan sampai digunakan untuk menambah honor pegawai atau kepentingan lain yang kurang penting. Tapi gunakan untuk kepentingan rakyat seperti pavingisasi, perluasan makam, penganan banjir, pembangunan sekolah baru dan lainnya," katanya. (*)


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026