Gresik, (Antara Jatim) - Wakil Bupati Gresik Muhammad Qosim meminta Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) yang pengolahannya berada di wilayah setempat untuk lebih intensif menjalin komunikasi dengan warga. "Saya minta warga diikutkan dalam menjaga PHE WMO, karena itu merupakan aset negara, sehingga hubungan dengan warga bisa tetap harmonis," kata Qosim dalam kegiatan buka puasa bersama dengan jajaran Pertamina, Kamis. Dikatakan Qosim, jalinan komunikasi itu perlu dilakukan agar tidak terjadi konflik atau gesekan antara warga dengan perusahaan, sehingga bisa menjaga keamanan investasi yang ada di Gresik. Sebelumnya, Qosim juga berterima kasih kepada anak perusahaan PT Pertamina itu dalam menjaga hubungan baik dengan warga yang tidak hanya dilakukan di Bulan Ramadhan, melainkan untuk segala kegiatan. "Saya harap PHE WMO bisa terus berbagi dengan warga sekitar dan terus meningkatkan produksinya, sehingga warga bisa merasa memiliki," katanya. Sementara itu, "General Manager" PHE WMO, Bambang Kardono mengatakan pada awal bulan Juli 2013 produksi minyaknya mencapai 22.200 barel/hari (bph), dan kini sudah mengalami kenaikan menjadi 22.500 bph. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar keberadaan PHE WMO di Gresik didukung warga, serta mendoakan agar bisa mencapai target produksi setiap harinya. "Kami mohon doa dan dukungannya agar PHE WMO bisa mencapai target produksi sesuai dengan SKK Migas," katanya. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026