Gresik, (Antara Jatim) - Minuman dingin atau es masih menjadi sajian favorite sebagai menu berbuka puasa bagi masyarakat umum, apalagi di lingkungan dengan cuaca terik dan panas seperti Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya. Nah, di Kabupaten Gresik tepatnya di wilayah Gresik Kota Baru (GKB) ada sajian minuman dingin yang bisa menggoda mata anda yang sedang berpuasa, serta bisa dijadikan salah satu rujukan sebagai menu berbuka puasa anda, yakni "Es Nona". Secara umum, penampilan minuman ini sama seperti es campur yang ada di berbagai daerah. Namun setelah dilihat dari dekat dan dirasakan, adanya perbedaan tersendiri yang ada pada minuman ini, yakni santan yang digunakan untuk campuran es dibekukan terlebih dahulu. Selain itu, adanya campuran kacang dan buah nangka pada minuman ini menambah kesegaran penampilannya saat disajikan, dan akan membuat penikmatnya "bermata haus" serta ingin langsung menyantapnya apabila saat berpuasa. "Santannya yang beku membuat es nona ini berbeda dengan es campur lainnya, sehingga wajar bisa menjadi salah satu rujukan sebagai menu berbuka puasa bagi warga Gresik, khusunya warga yang tinggal di GKB," kata Rezerheno, salah satu penikmat Es Nona. Rheno mengaku, keberadaan Es Nona di wilayah GKB merupakan pendatang baru, dan tidak lama berada di Gresik, namun kehadirannya sudah bisa memikat banyak penikmat kuliner di wilayah itu. "Apalagi sesuai dengan topografi wilayah Gresik yang dikenal panas dan terik, membuat es ini banyak menarik perhatian warga, ditambah sejumlah pelayanannya yang menggunakan seragam dan aneka jajanan pendampingnya," katanya. Berbeda dengan pendapat Ika yang selalu melewati kawasan GKB saat pulang kerja. Menurutnya, Es Nona bisa menjadi penghilang dahaga dikala pulang kerja, namun saat bulan puasa es ini bisa menjadi buah tangan bagi keluarga untuk berbuka puasa bersama. "Kalau bulan puasa, saya selalu membungkus es ini untuk disajikan saat berbuka puasa bersama keluarga, sebab tidak mungkin minum di sini," katanya. Sementara untuk menuju lokasi penjual Es Nona tidaklah sulit, sebab keberadaan warungnya terlihat jelas ketika anda masuk kawasan GKB dari arah Jalan Randuagung, yakni berada di sebelah kanan jalan setelah putaran taman GKB. Harganya pun wajar dan sangat terjangkau, sehingga tidak sampai merogoh kocek anda terlalu dalam, yakni satu mangkok kecil dihargai Rp5.000. Apa anda berminat ?, langsung saja menuju lokasi tersebut. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026