Oleh Panca Hari Prabowo
Jakarta (Antara) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak khususnya TNI dan Polri untuk memetik pelajaran dari peristiwa penembakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan sehingga tidak terjadi lagi di masa mendatang.
"Saya harap semua pihak dukung proses pengakan hukum sebaik-baiknya kemudian petiklah pelajaran Insya Allah kehidupan di negeri kita makin tertib. Saya dukung langkah-langkah TNI dan Polri untuk tegakkan hukum dan keadilan berikan ruang seluas-luasnya untuk mereka bekerja secara profesional," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada pers usai Sholat Jumat di Kompleks Istana Presiden Jakarta.
Kepala Negara mengatakan setelah peristiwa penembakan tersebut terjadi, pihaknya setelah mendapat laporan dari Kapolri dan Panglima TNI segera memberikan instruksi penanganan.
"Saya instruksi untuk ungkap pelakunya hukum ditegakkan dan profesional," kata Presiden.
Ditambahkannya, "saya sudah keluarkan instruksi waktu itu untuk mengungkap, menemukan pelakunya, hukum dan keadilan ditegakkan, dan semua dijalankan secara profesional".
"Jangan sampai negara dituduh membiarkan dan tidak tegakkan hukum dan keadilan. Kita ikuti semua proses, TNI, utamanya TNI AD telah berinisiatif membentuk tim investigasi, sementara kepolisian juga melanjutkan langkah-langkah penyelidikan," kata Presiden. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026