Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini mengapresiasi peningkatan produksi padi daerah-daerah kantong pertanian sebagaimana di Tulungagung, Jawa Timur, karena akan mendorong penguatan swasembada pangan nasional.

Hal itu disampaikan Anggia saat melakukan kunjungan kerja meninjau panen raya padi di Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Senin.

Ia menyebut, peningkatan produksi di daerah menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan beras nasional.

“Produksi padi di Tulungagung cukup baik dan berkontribusi pada ketersediaan stok beras nasional,” katanya.

Panen raya di Tulungagung dia sebut menjadi salah satu indikator peningkatan produksi secara nasional.

Pada musim panen April ini, luas lahan siap panen di Tulungagung mencapai 13.716 hektare dengan potensi produksi sekitar 94.640 ton padi.

Ia menyebut capaian tersebut turut mendorong penguatan swasembada pangan, sehingga kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi dari produksi nasional.

Sementara itu, Direktur Pengadaan Perum Bulog Prihasto Setyanto mengatakan hingga April 2026 Bulog telah menyerap sekitar 2,4 juta ton beras dari petani.

“Serapan akan terus ditingkatkan untuk mencapai target 4 juta ton pada pertengahan tahun ini,” ujarnya.

Ia menambahkan stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 5,1 juta ton yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan serta menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Menurutnya, momentum panen raya dimanfaatkan untuk memperkuat cadangan beras pemerintah melalui penyerapan maksimal dari hasil panen petani di berbagai daerah.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Uploader : Taufik

COPYRIGHT © ANTARA 2026