Kediri (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, mencatat bahwa stok beras saat ini mencapai 103.150 ton, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya selama 12 bulan.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun, di Kediri, Jumat mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya terus melakukan penyerapan gabah petani yang dilakukan di wilayah kerja yakni Kota/Kabupaten Kediri serta Kabupaten Nganjuk.
"Sampai saat ini Bulog Kediri masih terus melakukan penyerapan gabah ke petani," kata Harisun.
Ia menjelaskan, jumlah penyerapan gabah per hari ini tercatat sebanyak 88.759,140 ton, atau setara beras 45.400,300 ton.
Ia mengungkapkan stok beras Bulog Cabang Kediri yang mencapai 103.150 ton tersebut, disimpan di sejumlah gudang di wilayah Kediri hingga Nganjuk dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 12 bulan.
"Artinya pangan pokok masyarakat terjamin ketersediannya selama 12 bulan ke depan," kata dia.
Pihaknya juga mengatakan dengan masih berjalannya penyerapan beras petani, Bulog Kediri membutuhkan tambahan gudang untuk menyimpan komoditas tersebut.
Selain untuk menampung beras, gudang yang ada juga untuk menampung minyak goreng, dengan stok sebanyak 750.000 liter.
"Seluruh gudang di Kantor Cabang Kediri penuh sehingga mengharuskan sewa gudang demi menampung penyerapan gabah petani yang masih terus berjalan," kata dia.
Secara nasional stok beras di gudang Bulog mencapai lebih dari lima juta ton. Jumlah ini adalah capaian bersejarah dalam pengelolaan cadangan pangan pemerintah (CPP) yang memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026