Banyuwangi (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Jawa Timur, melakukan aksi penanaman seribu bibit tanaman bakau memperingati Hari Bumi 2026 di daerah setempat pada Rabu.

Kegiatan penanaman bibit mangrove yang menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini digelar di kawasan Pantai Teluk Pangpang, Kecamatan Muncar.

"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir," kata General Manajer Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi Mohamad Holik Muardi dalam keterangan di Banyuwangi, Rabu.

Dia mengatakan peringatan Hari Bumi setiap 22 April menjadi pengingat seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kepedulian terhadap lingkungan salah satunya penanaman mangrove, katanya, bentuk dukungan keberlanjutan ekosistem pesisir.

"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran bandara tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga membawa manfaat lingkungan yang berkelanjutan," ujar dia.

Dalam kegiatan penanaman tanaman bakau itu, kata dia, juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya pemerintah daerah, komunitas lingkungan, serta masyarakat setempat.

Dia menjelaskan penanaman mangrove selain bertujuan merehabilitasi kawasan pesisir, juga memitigasi dampak perubahan iklim melalui peningkatan daya serap karbon serta perlindungan alami terhadap abrasi pantai.

"Memilih kawasan Pantai Teluk Pang Pang dalam kegiatan ini karena di kawasan tersebut merupakan ekosistem mangrove penting di Jawa Timur yang memiliki fungsi ekologis tinggi, baik sebagai pelindung alami garis pantai, penyerap karbon, maupun habitat bagi berbagai jenis biota laut," kata Holik.

Ia menjelaskan Bandara Internasional Banyuwangi sebagai bandara dengan konsep green airport terus berupaya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasional.

"Kami percaya bahwa pertumbuhan operasional harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan, dan kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan komitmen tersebut," kata dia.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mina Sero Laut Umar Hamze mengapresiasi kegiatan dilakukan pihak Bandara Internasional Banyuwangi ini.

"Kami menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan penanaman mangrove ini, selain membantu menjaga lingkungan pesisir, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya bagi nelayan, karena mangrove menjadi habitat penting bagi biota laut yang mendukung mata pencaharian kami," katanya.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026