Surabaya memiliki potensi besar dengan perkembangan komunitas olahraga, khususnya lari, yang sangat pesat
Surabaya (ANTARA) - Jenama olahraga global XTEP memperluas ekspansi di Indonesia dengan meresmikan dua store baru di Surabaya, masing-masing di Tunjungan Plaza 5 dan Pakuwon Mall, guna menjangkau pasar dan komunitas lari.
“Surabaya memiliki potensi besar dengan perkembangan komunitas olahraga, khususnya lari, yang sangat pesat. Ini menjadi alasan utama kami memilih Surabaya sebagai langkah ekspansi berikutnya,” ujar Direktur XTEP Indonesia Dandy Ariesandy dalam keteramgan di Surabaya, Minggu.
Pembukaan dua gerai ini menandai store ke-2 dan ke-3 XTEP di Indonesia, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan merek di pasar nasional.
Surabaya dipilih karena posisinya sebagai salah satu kota utama sekaligus barometer kawasan Indonesia Timur.
Selain itu, pertumbuhan olahraga lari di Surabaya yang pesat serta kuatnya komunitas runner menjadi faktor pendorong utama kehadiran XTEP lebih dekat dengan masyarakat.
Kedua gerai tersebut berlokasi di Tunjungan Plaza 5 lantai 3 dan Pakuwon Mall lantai 1.
Mengusung konsep brand store lengkap, XTEP menghadirkan berbagai kategori produk mulai dari performance running hingga koleksi athleisure untuk pria dan wanita.
"Produk yang ditawarkan mencakup sepatu, apparel, dan aksesoris olahraga yang dirancang untuk menunjang performa sekaligus gaya hidup aktif," ujarnya.
Untuk pasar Surabaya, XTEP mengandalkan koleksi running shoes seperti seri 160X, 260X, dan 360X untuk atlet profesional dan elite runners, serta AirFlow, Flash Run, dan Flame bagi pelari harian.
Selain itu, tersedia pula koleksi training apparel yang mendukung aktivitas olahraga seperti gym dan latihan harian.
XTEP juga berkomitmen membangun ekosistem olahraga di Surabaya dengan menjalin hubungan erat bersama komunitas lari melalui pendampingan, coaching, dan program pelatihan guna mendukung perkembangan para runner di Indonesia.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026