Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Satelit (PRTS) dan Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) mengembangkan sistem kendali simulator gelombang laut berbasis kecerdasan buatan (AI).

Ketua Kelompok Riset Teknologi Bangunan Kelautan dan Lepas Pantai PRTH BRIN, Wibowo Harso Nugroho menjelaskan pengembangan simulator ini menjadi solusi atas keterbatasan pengujian teknologi maritim secara langsung di laut.

"Pengujian di laut memiliki tantangan besar, baik dari sisi biaya maupun kompleksitas operasional. Dengan simulator ini, kami dapat mereplikasi kondisi gelombang secara akurat di laboratorium, sehingga riset dapat dilakukan lebih efisien dan terkontrol," kata Wibowo dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Dalam sistem yang dikembangkan, kata Wibowo, model gelombang laut diubah menjadi lintasan gerak melalui proses trajectory generation, kemudian dikonversi menjadi pergerakan kaki-kaki platform menggunakan metode inverse kinematics.

Sistem kendali Proportional-Integral-Derivative (PID) yang telah dioptimasi dengan Salp Swarm Algorithm (SSA), selanjutnya memastikan gerakan platform mampu mengikuti pola gelombang dengan tingkat kesalahan minimum.

Ia menilai menambahkan penggunaan algoritma berbasis kecerdasan buatan memberikan keunggulan signifikan dalam proses optimasi sistem kendali.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SSA menghasilkan performa terbaik dengan nilai kesalahan (fitness value) yang lebih rendah, yaitu 16,8 persen dibandingkan Genetic Algorithm dan 8,7 persen dibandingkan Particle Swarm Optimization.

"Pendekatan SSA memungkinkan kami memperoleh parameter kendali yang optimal dengan tingkat kesalahan yang lebih rendah dibandingkan metode lain seperti Genetic Algorithm dan Particle Swarm Optimization," ujarnya.

Wibowo menyebut pengembangan simulator gelombang laut ini memiliki potensi aplikasi luas, antara lain untuk desain kapal, teknologi lepas pantai, serta sistem kompensasi gelombang pada platform laut.

Ke depan, penelitian akan diarahkan pada pengembangan metode kendali nonlinier untuk meningkatkan performa sistem pada kondisi dinamika yang lebih kompleks.



Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026