Jakarta (ANTARA) - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menegaskan timnya ingin merebut puncak klasemen Liga Prancis 2025/2026 dari RC Lens dengan menaklukkan tuan rumah Auxerre, Sabtu (24/1) dini hari WIB.
"Kami belum berada di posisi yang kami inginkan di liga. Kami harus terus bekerja keras dan berusaha meraih kemenangan. Kami ingin menjadi pemimpin klasemen," ujar Enrique dikutip dari laman resmi PSG, Jumat.
Di atas kertas, PSG unggul kualitas dari Auxerre yang kini berada di peringkat ke-17 atau kedua terbawah di klasemen Liga Prancis musim ini.
PSG ada di peringkat kedua dengan 42 poin dari 18 pertandingan, hanya berjarak satu poin dari pemuncak klasemen, RC Lens.
Namun, Enrique tidak ingin anak-anak asuhnya menganggap remeh Auxerre. Menurut juru taktik asal Spanyol itu, tim yang berada di zona degradasi berpotensi menciptakan kejutan demi menyelamatkan diri.
"Auxerre menghadirkan masalah untuk Marseille, Lille, Lens dan Strasbourg. Kami bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan. Jadi kami mesti hati-hati dan bekerja keras untuk mengalahkan lawan," tutur pria berusia 55 tahun itu.
Sementara terkait kondisi para pemainnya, Enrique menegaskan bahwa dua nama yang baru membela negara masing-masing di final Piala Afrika 2025, Achraf Hakimi (Maroko) dan Ibrahim Mbaye (Senegal), sudah berlatih bersama tim.
"Senang sekali rasanya melihat pemain-pemain kami sudah kembali. Namun kami masih melihat kondisi mereka sebelum melibatkan kedua dalam pertandingan," kata dia.
Hakimi, dia melanjutkan, dalam kondisi normal meski dikalahkan Senegal 0-1 pada partai final Piala Afrika 2025, Senin (19/1). Sementara Mbaye datang dengan kebanggaan pribadi setelah membantu negaranya meraih trofi bergengsi tersebut.
"Saya ikut berbahagia untuk dia (Mbaye-red). Dia terus meraup pengalaman dari pertandingan demi pertandingan. Itu akan membuatnya lebih dewasa," ujar Enrique.
Pewarta: Farras Ziyad MuhammadEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026