Madiun - Target pendapatan asli daerah (PAD) dari Taman Wisata Umbul di Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada tahun 2013 ditargetkan mencapai Rp500 juta atau meningkat dari tahun ini sebesar Rp216 juta guna meningkatkan APBD setempat. "Penilaian Umbul yang jadul dan mesum harus bisa diubah. Sehingga taman wisata ini bisa bersaing dengan lokasi wisata lain dan mendatangkan banyak pengunjung, imbasnya PAD dari Umbul bisa terpenuhi," kata Bupati Madiun Muhtarom, Kamis. Pihaknya yakin target tersebut dapat tercapai menyusul dilantiknya direktur baru yang akan memimpin pengelolaan Taman Wisata Umbul mulai tahun 2013. Menurut Bupati, direktur umbul yang baru tersebut harus memiliki inovasi untuk bisa menarik pengunjung berkunjung ke Umbul. Ikon Umbul sebagai kebun binatang mini juga harus dihidupkan kembali. Sebab keberadaan kebun binatang tersebut sudah ada sejak puluhan tahun. "Dulu saingan kebun binatang Umbul hanya Kebun Binatang Surabaya. Saat Lebaran, Umbul selalu diserbu ribuan orang. Dan manajemen yang baru ini harus mampu mewujudkannya kembali," jelasnya. Muhtarom juga meminta, direktur Umbul yang baru dilantik untuk segera menata manajemennya. Termasuk melakukan rekrutmen calon karyawan. Namun dia meminta manajemen juga mengakomodir belasan karyawan Umbul terdahulu. Sebab belasan karyawan tersebut juga memiliki jasa besar terhadap keberadaan Umbul selama ini sebelum direnovasi. "Berapa jumlah karyawan yang direkrut Saya serahkan pada direkturnya. Tapi, kami meminta karyawan sebelumnya juga dipikirkan," katanya. Sementara, Direktur Taman Wisata Umbul, Afri Handoko, yang baru dilantik, mengaku optimistis target Rp500 juta hingga akhir tahun 2013 mendatang bisa terealisasi. "Sejumlah konsep dan pemikiran untuk mendatangkan pengunjung ke Taman Wisata Umbul telah dibuat. Di antaranya dengan mendatangkan siswa hingga menggelar kegiatan yang menarik lainnya," kata Arif. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026