Surabaya - Sekitar 1.500 orang prajurit, pegawai negeri sipil dan anggota Jalasenastri di lingkungan Komando Utama TNI Angkatan Laut wilayah Surabaya, mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Armada. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Panti Tjahaya Armada, Koarmatim, Ujung, Surabaya, Selasa, dihadiri Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono dan Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim) Laksamana Pertama TNI Darwanto. Dalam kegiatan donor darah yang digelar rutin setiap tahun itu, Dinas Kesehatan Koarmatim selaku panitia penyelenggara bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Surabaya, Gresik dan Mojokerto. "Selain menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama, donor darah juga sangat bermanfaat untuk kesehatan dan membantu masyarakat yang membutuhkan darah," kata Kepala Dinas Kesehatan Koarmatim Kolonel Laut (K) drg Indra Primadya. Secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan Koarmatim Letkol Laut (KH) Yayan Sugiana mengatakan, donor darah merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Armada yang jatuh pada setiap 5 Desember. Sebelumnya pada Minggu (2/12), Koarmatim menggelar lomba jalan sehat, lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti sekitar 500 murid TK dan SD, bazar murah, serta lomba memasak nasi goreng yang diikuti juru masak kapal perang dan satuan kerja TNI AL. Bahkan, pelaksanaan lomba masak nasi goreng yang melibatkan sebanyak 1.726 peserta tersebut, tercatat masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). "Puncak peringatan Hari Armada akan dilakukan dengan upacara militer di Dermaga Koarmatim pada Rabu (5/12) dan dijadwalkan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono hadir sebagai inspektur upacara," ujarnya. Dalam upacara tersebut, juga ditampilkan atraksi kolosal "Rekonstruksi Pasukan M" yang mengisahkan peristiwa pengusiran Belanda dari tanah Bali pada tahun 1945-1949 oleh prajurit TNI AL atau Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Laut pimpinan Kapten Markadi atau dikenal dengan "Pasukan M". "Selain itu, KSAL juga akan menyerahkan buku sejarah 'Pasukan M: Menang tak Dibilang, Gugur tak Dikenang' yang baru diluncurkan di Jakarta pada Senin (3/12)," kata Kadispen. Sementara pada 9 Desember 2012, Koarmatim menggelar "Naval Base Open Day" dan pameran alat utama sistem senjata untuk masyarakat umum di Dermaga Koarmatim. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026