Ikan gabus yang kaya protein dan nutrisi penting dinilai berpotensi besar dijadikan sebagai bahan dasar Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk mencegah stunting pada anak. 

“Ikan gabus mudah dijumpai, harganya terjangkau, dan memiliki banyak manfaat, mulai dari mendukung pertumbuhan tinggi dan berat badan anak, menjaga kesehatan tulang dan gigi, hingga mendukung perkembangan otak,” kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dr. Muhammad Fifin Kombih, M.Kes, melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Senin.

Dalam 100 gram ikan gabus, terdapat sekitar 80 kalori, serta berbagai nutrisi penting seperti lemak, kalsium, fosfor, kalium, vitamin A, zat besi, tembaga, vitamin B2, hingga asam lemak omega-3. 

“Dengan kandungan yang lengkap, ikan gabus sangat baik dikonsumsi balita maupun ibu hamil untuk mencegah kekurangan gizi kronis penyebab stunting,” ujarnya..

Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi jangka panjang, yang berdampak pada tinggi badan di bawah standar usia, gangguan perkembangan otak, rendahnya kemampuan belajar, hingga kerentanan terhadap penyakit.

Potensi ini juga disampaikan  dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar Fakultas Kedokteran UNUSA di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan yang diikuti 40 santri dan santriwati itu, tim FK UNUSA memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang tidak harus mahal, serta cara memanfaatkan sumber daya lokal seperti ikan gabus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.

“Tujuan kegiatan ini selain menambah pengetahuan para santri, juga diharapkan dapat mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting,” tutur dr. Fifin.

Pewarta: Faizal Falakki

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025