Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Moh Ramli mengatakan, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di kabupaten paling timur di Pulau Madura itu tuntas.

"Di Sumenep ada 334 desa/kelurahan yang tersebar di 27 kecamatan dan semuanya telah membentuk Koperasi Merah Putih," katanya di Sumenep, Jawa Timur, Minggu.

Ia menjelaskan, pembentukan Koperasi Merah Putih itu selesai di semua desa dan kelurahan berkat kerja keras dan dukungan semua pihak.

Pemkab Sumenep melalui dinas koperasi, sambung dia, juga intens melakukan pendampingan dengan terjun langsung ke desa-desa pada saat proses pembentukan.

"Target awal yang kami tetapkan adalah Mei 2025. Tapuil alhamdulillah, saat ini akhirnya bisa tuntas, meski mengalami keterlambatan," katanya.

Ia menuturkan, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

"Dan saat ini dari total 334 koperasi tersebut seluruhnya sudah mendapatkan legalisasi," ujar Ramli..

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep ini lebih lanjut menjelaskan, peluncuran Koperasi Merah Putih ini nantinya akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun 2025, akan dilakukan 19 Juli 2025, dipusatkan di Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Ia lebih lanjut menjelaskan, bahwa seluruh Kopdes Merah Putih di Kabupaten Sumenep merupakan koperasi baru, bukan hasil revitalisasi dari koperasi lama, sesuai kesepakatan dalam Musdesus yang disepakati pembentukan koperasi baru, agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan tantangan ekonomi desa.

”Namun, bisa jadi pengurus koperasi lama yang kembali terlibat di Kopdes, sebab semangat koperasi ini merupakan milik bersama,” katanya.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025