Kelompok Belajar (KB) Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Nahl Bringin Bendo, Sidoarjo, menggelar pentas profesi sebagai sarana menanamkan semangat berani bermimpi sejak usia dini kepada para peserta didiknya.
“An Kiss bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi bagian dari pembelajaran untuk menumbuhkan keberanian bermimpi dan mengekspresikan potensi diri anak-anak,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum KB TKIT An Nahl, Cholifah, melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Minggu.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menampilkan berbagai pertunjukan bertema profesi, mulai dari dokter, guru, TNI, hingga penghafal Al-Qur’an. Anak-anak tampil percaya diri mengenakan kostum sesuai cita-cita masing-masing.
Acara tersebut juga menampilkan drama musikal, tarian tematik, dan atraksi ketangkasan bertema “Aku Bangga Jadi Tentara”, anak-anak menyampaikan cita-cita mereka secara terbuka di atas panggung.
“Ketika anak-anak tampil dan menyampaikan cita-citanya, itu adalah proses awal belajar percaya diri dan memiliki arah dalam hidup,” kata Cholifah.
Selain profesi umum, sekolah juga menanamkan cita-cita mulia lainnya, yaitu menjadi hafidz dan hafidzah.
Dalam kegiatan tersebut, siswa bernama Zaynandra K. Septiawan yang telah menyelesaikan hafalan Al Quran hingga Juz 29 mendapat penghargaan khusus.
“Kami membiasakan memberikan apresiasi atas capaian anak-anak. Ini bukan hal kecil, melainkan prestasi luar biasa di usia taman kanak-kanak,” ujar Cholifah.
Perwakilan Yayasan Taman An Nahl, Slamet Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga berakhlak dan cinta Al-Qur’an.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang punya cita-cita besar. Bangsa yang besar lahir dari anak-anak yang berani bermimpi,” ujarnya.
An Kiss 2025 menjadi penutup tahun ajaran yang tidak hanya semarak secara visual, tetapi juga sarat nilai edukatif dan inspiratif bagi anak-anak usia dini.
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025