PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 50.536 tiket kereta api terjual untuk perjalanan pada masa angkutan Lebaran 2024 periode 31 Maret hingga 21 April 2024.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, mengatakan bahwa mayoritas para penumpang di Stasiun Malang didominasi dengan tujuan Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Jember dan Banyuwangi.

"Sebanyak 50.536 tiket telah terjual untuk keberangkatan dari Stasiun Malang pada masa angkutan Lebaran 2024," kata Luqman.

Ia menjelaskan, berdasar data yang ada, KAI Daop 8 Surabaya memperkirakan puncak kepadatan pelanggan arus mudik Lebaran keberangkatan dari Stasiun Malang terjadi pada Jumat (5/4) hingga Minggu (7/4) atau H-5 hingga H-3 Lebaran.

Pada periode tersebut, lanjutnya, keberangkatan pelanggan pada periode 5-7 April 2024, tercatat lebih dari empat ribu tiket. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Baca juga: Jumlah penumpang KA Stasiun Malang naik 60 persen jelang libur panjang

"Keberangkatan pada 5-7 April terjual lebih dari empat ribu tiket per harinya. Jumlah tersebut masih akan bertambah, karena penjualan tiket masih berlangsung," katanya.

Sementara untuk volume penumpang kereta api yang diberangkatkan pada Kamis (4/4), tercatat sebanyak 3.271 penumpang. Sedangkan, jumlah penumpang yang turun di Stasiun Malang sebanyak 3.466 penumpang pada H-6 perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah.

Tercatat, mulai 31 Maret hingga 4 April 2024, secara keseluruhan ada sebanyak 12.620 penumpang yang telah diberangkatkan dari Stasiun Malang. Sementara untuk jumlah kedatangan di stasiun tersebut tercatat sebanyak 13.050 penumpang.

Pihaknya mengimbau pelanggan kereta api untuk menyediakan waktu lebih saat menuju stasiun, agar tidak tertinggal jadwal keberangkatan. Selain itu, juga diharapkan mentaati aturan terkait bagasi maupun barang yang tidak diperbolehkan dibawa di kereta penumpang.

"KAI Daop 8 Surabaya akan semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada momen angkutan Lebaran 2024," katanya.

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyatakan, diperkirakan ada kurang lebih sebanyak 34 juta masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran dan menuju wilayah Jawa Timur. Selain itu, diperkirakan ada 31 juta masyarakat yang melakukan mudik antar kabupaten kota.

Kementerian Perhubungan menyatakan terdapat tren kenaikan perjalanan mudik pada musim Lebaran 2024 sebesar 71,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang sebanyak 193 juta orang dibandingkan periode yang sama pada 2023.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024