Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dijadwalkan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 033 Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Dia dijadwalkan berangkat dari kediamannya di kawasan Hambalang, Sentul, Bojong Koneng, sekitar pukul 07.45 WIB, dan kemungkinan tiba di TPS 033 Bojong Koneng sekitar pukul 08.00 WIB.

TPS 033 yang menjadi tempat Prabowo menggunakan hak pilihnya berada di Lapangan GDR, yang juga menjadi TPS tempat Prabowo memilih terutama saat Pemilu 2019.

Di lapangan itu, ada dua TPS yang menjadi tempat mencoblos surat suara, yaitu TPS 033 dan TPS 035. Letak keduanya persis berdekatan.

Kerumunan warga, yang di antaranya anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), aparat keamanan dari Polri bersama TNI, dan rombongan jurnalis memenuhi Lapangan GDR setidaknya sejak pukul 05.00 WIB. Beberapa dari jurnalis foto dan TV sibuk mempersiapkan kamera dan tempat untuk merekam momen kedatangan Prabowo di TPS sampai akhirnya dia selesai memilih.

Di Lapangan GDR, cuaca berkabut dan hujan turun intensitas rendah—sedang. Namun pada pukul 07.00 WIB, kabut perlahan pudar.

Usai menggunakan hak pilihnya, Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta. Dia kemudian dijadwalkan mengecek beberapa lokasi penghitungan suara cepat (quick count) di tiga lokasi, yaitu Djakarta Theatre pada pukul 14.00 WIB, kemudian ke Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, dan terakhir menghadiri nonton bareng quick count di Istora Senayan.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Nusron Wahid saat jumpa pers di Media Center TKN, Jakarta, Selasa (13/2), menyebut Prabowo hadir di Istora bersama Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Gibran Rakabuming Raka, ketua umum dan pengurus partai politik Koalisi Indonesia Maju, dan petinggi serta anggota TKN Prabowo-Gibran.

Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 didukung oleh Koalisi Indonesia Maju yang terdiri atas Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Bulan Bintang, PRIMA, PSI, Partai Demokrat, Partai Gelora Indonesia, dan Partai Garuda.

Pemilu 2024 mencakup pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

Pemilu 2024 diikuti 18 partai politik nasional (sesuai dengan nomor urut), yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

Berikutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.

Kemudian, ada enam partai politik lokal sebagai peserta, yaitu Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at dan Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.

KPU RI menetapkan tiga pasangan capres-cawapres sebagai peserta pemilu, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 01, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 02, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 03.

KPU dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 mengatur rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari—20 Maret 2024.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024