Pemerintah Kabupaten Malang meluncurkan program Inovasi Pengembangan Bahasa Inggris Sekolah Dasar (SD) di wilayah kerja Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Pakisaji, kabupaten setempat.

Bupati Malang M Sanusi di Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa, mengatakan bahwa dengan adanya program Inovasi Pengembangan Bahasa Inggris SD tersebut, bisa memberikan manfaat, khususnya kepada generasi muda yang ada di wilayah tersebut.

"Mudah-mudahan program ini bermanfaat untuk semua. Dengan banyak mengetahui dan menguasai Bahasa Inggris, akan lebih banyak wawasan yang didapat," katanya.

Sanusi menjelaskan program Inovasi Pengembangan Bahasa Inggris SD tersebut melibatkan kurang lebih 32 sekolah dasar dari 12 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Keberadaan program Inovasi Pengembangan Bahasa Inggris SD itu diharapkan menjadi langkah awal untuk terbentuknya kampung Inggris yang berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata nasional seperti yang ada di Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

"Saya berharap Pakisaji go international menjadi Kampung Inggris seperti di Pare, Kediri dan menjadi tujuan wisata nasional," ujarnya.

Ia menambahkan saat ini anak didik di wilayah Kabupaten Malang sudah ada yang mengikuti program pendidikan ke sejumlah negara. Salah satu contohnya adalah mahasiswa Universitas Islam Raden Rahmad (Unira) melakukan pelatihan kerja lapangan (PKL) di Thailand.

"Pakisaji ke depan go international. Sebab, saat ini banyak anak didik di Kabupaten Malang sudah tukar pendidikan ke luar negeri, seperti ada yang berangkat ke Thailand beberapa waktu lalu," tuturnya.

Dengan adanya program Inovasi Pengembangan Bahasa Inggris SD yang menjadi awal mula kampung Inggris, harus diberikan dukungan penuh, termasuk para guru, mengingat hal tersebut juga akan menjadi bekal bagi generasi muda di wilayah itu.

"Ketika program ini diluncurkan, seluruh guru SD di Kecamatan Pakisaji juga harus bisa berbahasa Inggris. Korwil Dinas Pendidikan juga harus mendidik para guru SD ini," ucapnya.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024