Komisi D Bidang Pendidikan DPRD Kota Surabaya, Jawa Timur mengusulkan agar pos kegiatan penghargaan bagi pemuda berprestasi atau Beasiswa Pemuda Tangguh jenjang mahasiswa pada tahun anggaran 2024 ditambah.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah dalam keterangannya di Surabaya, Rabu, mengatakan, usulan kenaikan tersebut menjawab harapan masyarakat saat dirinya melakukan reses belum lama ini.

"Pertimbangannya agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses program tersebut," ujarnya.

Khusnul menjelaskan, saat ini total penerima beasiswa pemuda tangguh mencapai 3.186 mahasiswa. Rinciannya, mahasiswa semester satu jumlah penerimanya sebanyak 524 orang, semester tiga 1.158 orang, semester lima 543 orang, semester enam satu orang, dan semester tujuh 960 orang.

Baca juga: Komisi C minta proyek saluran air di Surabaya dipercepat jelang musim hujan

"Pada tahun 2023 ini penerima beasiswa pemuda tangguh yang baru ada di semester satu yang jumlahnya 524 orang. Kami ingin pada 2024 nanti ada tambahan sebanyak 1.800, sehingga totalnya bisa mencapai 5.000 mahasiswa," kata Khusnul.

Menurutnya, beasiswa pemuda tangguh ini tidak hanya diberikan bagi mereka yang masuk dalam data base keluarga miskin, tapi juga diberikan kepada pemuda Surabaya yang berprestasi pada bidang akademik atau non akademik.

Terkait pembahasan APBD Surabaya 2024 di Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Khusnul menjelaskan bahwa target belanjanya naik. Sebelumnya Rp6.550.700.00 menjadi Rp7.622.290.000.

"Sedangkan anggaran untuk belanja setelah PAK (perubahan anggaran keuangan), sebesar Rp186.241.530.271. Pada tahun 2024 anggaran tersebut turun menjadi Rp183.462.991.487," ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan beasiswa Pemuda Tangguh kategori mahasiswa kali ini merupakan beasiswa gelombang kedua di tahun 2023.

Wiwiek menjelaskan sementara ini penerima Beasiswa Tangguh adalah mahasiswa aktif PTN se-Surabaya, termasuk beberapa PTN di luar Kota Pahlawan telah melakukan MoU kerja sama.

PTN tersebut meliputi Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Trunojoyo Madura, dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Sedangkan, beberapa perguruan tinggi swasta (PTS) baru mengajukan proses MoU kerja sama dengan Pemkot Surabaya.

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023