Para delegasi Asean  Panji Festival yang berasal dari delapan negara, seperti Indonesia, Laos, Thailand dan Filipina menggelar pertunjukan di halaman balai kota setempat pada Sabtu (21/10) malam. Menggunakan busana adat dari masing - masing negaranya mereka membawakan cerita perjalanan Sekartaji dalam memperjuangkan cintanya terhadap Inu Kertapati. 

Dari pertunjukan ini, disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Malang, Suwarjana, banyak efek positif maupun pelajaran yang bisa dipetik. Masyarakat akan lebih mengenal cerita Panji yang ada di negara-negara Asean.

"Selain itu, juga akan menjadi sarana promosi budaya dari kota ini, seperti topeng malangan yang turut menghiasi pertunjukan ini," ujarnya.

Ditambahkan Suwarjana, pertunjukan seni budaya ini akan turut menguatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya warisan leluhur. Dari perhelatan ini, kata dia, publik juga akan mengenal budaya negara lain, guna menambah literasi seni budaya, khususnya bagi kaum muda.

"Saya berharap agar kegiatan yang bermanfaat seperti ini dapat menjadi ajang diplomasi negara Asean untuk menyatukan tekad, langkah serta gerak kita bersama di dalam satu kehendak untuk melestarikan seni dan budaya yang kita miliki," tutur Suwarjana. 

Sementara itu, Direktur Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Restu Gunawan menyampaikan, program dan gelaran ini akan turut memperkuat diplomasi budaya Indonesia. Sehingga kolaborasi dalam seni budaya seperti ini akan dijalankan secara berkelanjutan.

"Jadi mereka menjadi satu  kesatuan itu bagus. Ini jadi kekuatan kita dalam memperkuat kolaborasi negara-negara Asean lewat cerita Panji. Saya kira ini penting untuk memperkuat diplomasi budaya kita dan juga pengembangan kebudayaan. Karena kebudayaan itu tidak statis dan kita juga membuka ruang untuk pengembangan-pengembangan," katanya menjelaskan.

Dampak positif lainnya, kata Restu, program ini menjadi sarana promosi pariwisata dan kuliner bagi daerah yang disinggahi. Nantinya festival ini direncanakan akan menyasar negara lain di luar Asean. Sehingga seni budaya tanah air akan turut dikenal berbagai negara.(*)

Pewarta: A Syaiful Afand

Editor : A Malik Ibrahim


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023