Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Juanda menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhumah Nur Fadilah, bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PPT Harapan Bangsa Surabaya.
 
Santunan JKM sebesar Rp42 juta tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, di dampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda, Guguk Heru Triyoko, dalam acara Festival Bermaian KidZania dan Bunda PAUD, di KidZania Surabaya, Jumat.
 
"Semoga santunan dari BPJamsostek bisa sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Saya yakin beliau (almarhum) adalah orang baik, dan saya yakin khusnul khatimah," ucap Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani yang juga istri Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
 
Ia mengatakan pemberian asuransi jiwa BPJamsostek kepada para pendidikan PAUD ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah agar tenang dalam menjalankan aktivitas mengajarnya.  
 
Selama ini, lanjut Rini, guru PAUD Surabaya dedikasi untuk anak-anak Kota Surabaya tidak diragukan lagi. 
 
"Guru PAUD menjadi konsentrasi Pemerintah Kota Surabaya. Mungkin jumlahnya tidak seberapa dengan yang sudah mereka lakukan, tapi mudah-mudahan ini bisa bermanfaat buat mereka para Guru PAUD," katanya.
 
Selain didaftarkan sebagai peserta BPJamsostek, Pemkot Surabaya juga memberikan fasilitas berupa beasiswa pendidikan sarjana kepada guru PAUD. 
 
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda Guguk Heru Triyoko menyampaikan apresiasi kepada guru-guru PAUD karena merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. 
 
Guguk juga mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kota Surabaya yang telah mendaftarkan guru-guru PAUD sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 
 
"Dengan kepedulian itu maka kesejahteraannya menambah. Ini adalah bentuk kehadiran negara melalui bapak Eri Cahyadi kepada para Bunda PAUD," tuturnya.
 
Hingga saat ini total Bunda PAUD yang sudah terlindungi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ada 4.000 orang lebih dari potensi sebanyak 12 ribu bunda PAUD. 
 
Ia menambahkan, sejak tahun 2022 - 2023, BPJamsostek sudah memberikan santunan Rp588 juta dari 14 kasus  kepada ahli waris Bunda PAUD di kota Surabaya. 
 
“Kami turut berbelasungkawa, santunan yang diberikan sama sekali tidak dapat menggantikan sanak keluarga yang berpulang ke rumah Tuhan. Akan tetapi hal tersebut menjadi bentuk nyata negara hadir melalui BPJamsostek untuk memberikan jaminan sosial kepada ahli waris dan anak yang ditinggalkan," ujarnya.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023