Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkatkan konsumsi ikan warga setempat guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan mencegah stunting atau kekerdilan pada anak.

Kepala Disnakkan Kabupaten Magetan Nur Haryani dalam keteran gannya di Magetan, Minggu, mengatakan peningkatan konsumsi ikan dilakukan melalui sosialisasi gerakan gemar makan ikan yang diwujudkan dengan kegiatan edumina wisata terhadap sejumlah siswa PAUD dan SD di Balai Benih Ikan di Desa Purwosari, Magetan.

"Disnakkan ikut menyukseskan program pemerintah pusat yaitu gemar makan ikan. Harapan kami anak-anak di Magetan tumbuh sehat, cerdas, dan kuat dengan konsumsi ikan dan olahannya," ujar Nur Haryani.

Dalam edumina wisata tersebut, anak-anak diberikan edukasi tentang pemijahan ikan, pembibitan ikan, pembesaran, panen, sampai pengolahannya.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Magetan sekaligus Bunda PAUD Magetan Titik Suprawoto mengapresiasi kegiatan edumina wisata tersebut. Sebab, dalam kegiatan itu anak-anak tidak hanya diedukasi biasa, namun juga diajak untuk melihat langsung ke lapangan.

Dengan demikian, ilmu tentang ikan yang didapat oleh anak-anak dan walinya dapat diimplementasikan di rumah.

"Mari bergerak bersama untuk meningkatkan konsumsi ikan di Magetan. Targetnya di Magetan tahun 2023 ini, konsumsi ikan bisa naik menjadi 38 kilogram per kapita per tahun," kata Titik.

Sesuai data, Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, konsumsi ikan di Magetan rata-rata masih sekitar 26,56 kilogram per kapita per tahun.

Ia menjelaskan, gerakan gemar makan ikan juga membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting atau kasus kekerdilan anak di Magetan.

Dengan demikian, gemar makan ikan harus terus dilakukan agar hal tersebut bisa menjadi budaya atau kebiasaan. Harapannya dapat mewujudkan generasi di masa mendatang yang berkualitas, sehat, cerdas, dan sejahtera.

Dalam edumina wisata juga dilakukan makan olahan ikan bersama serta pembagian bibit ikan agar siswa dapat belajar memelihara ikan.
 

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023