PT PLN (Persero) menjalin kerja sama dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung penyediaan kelistrikan yang andal di Jawa Timur.

"Kerja sama ini meliputi pendampingan hukum dalam menjalankan proses bisnis, mengawal pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga mengamankan aset ketenagalistrikan," kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Lasiran di Surabaya, Jumat.

Melalui sinergi ini, sepanjang tahun 2022 PLN mampu melakukan akselerasi untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan juga rasio desa berlistrik.

Hingga Maret 2023, realisasi elektrifikasi nasional mencapai 99,66 persen sedangkan rasio desa berlistrik mencapai 99,80 persen.

Lasiran mengungkapkan jalinan kerja sama ini semata untuk menguatkan peran pemangku kepentingan yang begitu penting dalam terwujudnya akses listrik yang merata, distribusi listrik dan proses bisnis lainnya kepada pelanggan.

"Mulai dari Unit Induk hingga Unit Pelaksana, PLN telah menginisiasi dengan MoU kemudian dilanjutkan dengan audiensi atau per kasus untuk memecahkan persoalan bersama demi kenyamanan masyarakat mengenai urusan kelistrikan," ujar Lasiran.

Baca juga: PLN dan Pemkot Surabaya pangkas pohon dekati jaringan listrik

Tak hanya mengawal proses pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga ke pelosok daerah. Maraknya pencurian kabel listrik yang dilakukan oknum di sejumlah wilayah, PLN UP3 Bojonegoro pun menginisiasi koordinasi dan sinergi menjaga keamanan ketenagalistrikan dari pencurian kabel di wilayahnya dengan menggandeng Polres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto menyatakan pihaknya memberi perhatian khusus terkait kasus pencurian kabel tersebut.

"Kami akan meningkatkan kewaspadaan personel kami di seluruh wilayah Bojonegoro agar kejadian ini tidak semakin meresahkan dan merugikan banyak pihak," kata Rogib.

Selain itu, PLN UP3 Pasuruan menggandeng Kodim 0819 Pasuruan untuk menggencarkan upaya ini. Komandan Kodim 019 Pasuruan, Letkol Arh Noor Iskak menyatakan kesiapan seluruh elemennya untuk membantu apabila dibutuhkan dalam mendukung PLN memberikan layanan kelistrikan yang andal dan optimal kepada masyarakat.

"Di sisi lain, kami pun berharap agar PLN terus meningkatkan komunikasi dan terus aktif memberikan informasi-informasi terkait dengan layanan dan edukasi kepada masyarakat," katanya.

Sementara untuk mengawal berbagai proses hukum untuk menunjang operasional bisnis kelistrikan, Unit Pelaksana PLN menjalin kerjasama intens dengan kejaksaan negeri.

Dalam audiensi yang digelar bersama PLN UP3 Kediri beberapa waktu lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Novika Rauf menyatakan kesiapannya untuk terus bekerja sama memberikan dukungan dan pendampingan sehingga dapat tercipta sinergi antar instansi yang berkelanjutan.

Hal senada diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Situbondo, Ginanjar Cahya Permana. Ia berharap akan selalu terjalin hubungan baik seperti ini dan dapat secara aktif saling berkomunikasi serta memberikan informasi terkait edukasi dan layanan masyarakat.

"Kami siap memberikan support dan bantuan hukum jika terjadi pencurian listrik, pengamanan aset PLN serta jika terdapat perselisihan dengan pihak eksternal," ujar Ginanjar.

Pewarta: Willi Irawan

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023