Jumlah penumpang kereta api di Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengalami peningkatan saat libur panjang yang bertepatan dengan libur Hari Lahir Pancasila, cuti bersama, dan Hari Raya Waisak pada akhir pekan ini.

"Di waktu liburan hari Lahir Pancasila, cuti bersama Hari Waisak, serta Hari Waisak, penumpang KA di Daop 7 Madiun mengalami kenaikan sekitar 40 persen dibandingkan hari biasa," ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto di Madiun, Jawa Timur, Kamis.

Menurut dia, sesuai data pada hari biasa, total penumpang KA di Daop 7 Madiun rata rata sebanyak 3.962 orang. Sedangkan pada libur panjang akhir pekan ini, meningkat menjadi 5.771 penumpang KA jarak jauh menuju ke berbagai jurusan.

Menghadapi libur panjang tersebut, PT KAI Daop 7 Madiun tidak menambah perjalanan KA. Namun mulai 1 Juni 2023, bersamaan dengan pemberlakuan grafik perjalanan KA (GAPEKA) tahun 2023, ada perjalanan KA baru yang melewati Daop 7 Madiun, yaitu KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Madiun-Solo-Yogyakarta-Purwokerto-Cirebon-Gambir pp.

Masyarakat dapat memanfaatkan KA baru tersebut, sebagai alternatif perjalanan KA ke arah Yogyakarta hingga Jakarta pada siang hari.

"Dengan pemberlakuan GAPEKA 2023 per 1 Juni 2023 ini, KAI Daop 7 Madiun mengimbau calon penumpang KA untuk memperhatikan kembali perubahan jadwal keberangkatan keretanya, jangan sampai tertinggal," kata Supriyanto.

Pada liburan ini, jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan KA dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur "connecting train" di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengkombinasikan jadwal KA yang bersifat persambungan.

"Pada Gapeka 2023 ini, KAI terus meningkatan pelayanan yang beradaptasi dengan keinginan pelanggan melalui berbagai inovasi. Seperti percepatan waktu tempuh hingga penambahan jumlah perjalanan KA," katanya.

Hal ini KAI lakukan agar dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan dan menyenangkan bagi masyarakat.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023