Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri di Provinsi Jawa Timur mengadakan kunjungan ke sekolah-sekolah guna melakukan perekaman data untuk pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri Syamsul Bahri menyampaikan bahwa perekaman data untuk pembuatan KIA dilaksanakan di sekolah dasar/madrasah ibtidaiah serta sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiah.

"Program ini sebagai wujud respons kami terhadap dunia pendidikan, kaitannya dengan dokumen kependudukan anak. Siswa-siswi tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor kami untuk melakukan perekaman. Kami yang akan menghampiri sekolah-sekolah. Mempertimbangkan keamanan dan efektivitas," kata Syamsul di Kediri, Rabu.

Guna mendukung perekaman data untuk pembuatan KIA, ia mengatakan, pelajar sekolah diminta menyiapkan fotokopi kartu keluarga, fotokopi akta kelahiran, dan kartu identitas anak bagi yang sudah memiliki saat petugas dinas mengunjungi sekolah.

Baca juga: Pemkot Kediri: Penerbitan KIA di Kediri capai 88,64 persen

Menurut dia, perekaman data untuk pembuatan KIA di sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama negeri maupun swasta dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai akhir tahun 2023.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk memaksimalkan capaian kepemilikan KIA di Kota Kediri," katanya.

Menurut dia, pemerintah sudah menerbitkan KIA untuk 88,64 persen anak berusia 17 tahun ke bawah di Kota Kediri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan mendukung pelaksanaan Program KIA Go to School guna memudahkan pelajar mendapatkan kartu identitas.

"Programnya bagus sekali, pendaftaran secara kolektif di sekolah memudahkan anak-anak untuk memiliki dokumen kependudukan KIA. Selain itu juga lebih aman dan efektif daripada harus berduyun-duyun ke Kantor Dispendukcapil," kata Anang.

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023