PT Industri Kereta Api (INKA) (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan pelatihan bahasa Inggris bagi anak-anak Panti Asuhan Putra-Putri Pahlawan ABRI Madiun dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan.

General Manager Sekretaris Perusahaan PT INKA Puguh Dwi Tjahjono dalam taklimat media di Madiun, Jawa Timur, Sabtu mengatakan bahwa TJSL PT INKA (Persero) diberikan dalam bentuk yang lebih produktif.

Adapun pelatihan bahasa Inggris untuk anak-anak panti asuhan tersebut dilakukan dengan menggandeng Widya Mandala Language Institute (WMLI).

"Terima kasih kepada WMLI yang telah berkenan bekerja sama, dan kepada adik-adik mohon kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya," katanya.

Menurutnya, pelatihan bahasa Inggris tersebut selain sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak, khususnya anak-anak panti asuhan, juga dilatarbelakangi dengan kebutuhan akan penguasaan berbahasa Inggris sebagai hal dasar yang nantinya harus dimiliki generasi muda baik saat bersekolah di pendidikan tinggi, mencari kerja, maupun untuk pergaulan.

"Kemampuan berbahasa Inggris merupakan hal penting yang harus dikuasai. Apalagi ketika adik-adik misalnya nanti bekerja di perusahaan multi-nasional. Maka hal itu sangat diperlukan misalnya untuk mempermudah komunikasi dengan orang luar negeri," kata Puguh Dwi Tjahjono .

Direktur WMLI Vincentia Sri Harti Siswanto menyampaikan terima kasih kepada pihak PT INKA (Persero) atas kolaborasi tersebut. Harti mengungkapkan bahwa dengan kerja sama itu menjadi langkah yang baik, khususnya dapat memberikan wawasan untuk anak-anak panti asuhan.

"Terima kasih kepada PT INKA yang telah memercayakan kepada kami. Dengan pertemuan selama 24 kali selama 3 hingga 4 bulan, kemampuan adik-adik dalam berbahasa Inggris meningkat," katanya.

Tidak hanya kemampuan berkomunikasi, diharapkan dengan pelatihan bahasa asing tersebut juga mampu membuka wawasan para anak-anak panti asuhan tersebut tentang tantangan global di era mendatang, demikian Sri Harti Siswanto.
 

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023