Sebuah bangunan SD di Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jawa Timur rawan ambruk akibat plengseng penahan tebing yang ada di bawah gedung sekolah itu, amblas terdampak longsor

"Kami khawatir jika hujan deras lagi akan memicu longsor lanjutan yang membahayakan siswa dan guru yang ada di dalam kelas," kata anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Panggul, Sumarsono di Trenggalek, Minggu.

Peristiwa longsor yang menyebabkan plengseng gedung SD Tangkil ambrol terjadi pada Sabtu (17/12) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya, daerah Kecamatan Panggul diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Hujan terjadi sejak Jumat (16/12) sore sekitar pukul 14.30 WIB hingga Sabtu sekitar pukul 04.00 WIB.

Longsornya pagar sekolah itu mengancam sisi bangunan lainnya yang letaknya tidak jauh.

Sebab gedung di sebelah pagar longsor yang digunakan sebagai sarana kegiatan pembelajaran para siswa itu terancam ambrol jika longsor di area pagar bertambah parah seiring curah hujan yang kerap mengguyur wilayah Bumi Menak Sopal.

"Kami imbau untuk selalu berhati-hati dan waspada mengantisipasi longsor susulan,” imbuhnya.

Untuk sementara waktu, lanjut dia, selain membersihkan material longsor, lokasi sekitar pagar sekolah yang rusak juga akan dilakukan penanganan darurat.

Caranya, lanjut dia, adalah dengan penutupan terpal agar air hujan tidak masuk ke pori-pori tanah yang bisa memicu potensi longsor bertambah.

Merujuk ramalan BMKG, puncak curah hujan diperkirakan terjadi pada akhir Desember atau Januari 2023.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022