Satuan Tugas Badan Usaha Milik Negara Jawa Timur (Satgas BUMN Jatim) menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.

Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) Didik Prasetiyono mewakili Satgas BUMN Jatim, mengatakan penyaluran bantuan kepada korban bencana dilakukan bersama Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya Mayor Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Mayjen TNI) Nurchahyanto  serta Bupati Malang H Sanusi.

"Kami menyalurkan bantuan berupa sembako sebanyak 1.500 paket kepada warga terdampak bencana," kata Didik melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Rabu.

Didik mengatakan BUMN di Jatim mendapat arahan Menteri BUMN Erick Thohir agar segera membantu korban bencana yang terjadi di Jatim, seperti juga yang terjadi saat bencana Gunung Semeru lalu.

"Terdata sebanyak 29 BUMN yang memiliki kantor pusat atau perwakilan kantor di wilayah Provinsi Jatim. Pada tahap pertama ini, kami mengirim bantuan sebanyak 1.500 paket sembako kepada korban banjir di wilayah Kabupaten Malang," ujar dia.



Didik mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan BUMN yang sangat tanggap dan cepat memberikan bantuan.

Dia memastikan, berikutnya juga akan mengirim bantuan kepada korban bencana yang terjadi wilayah Kabupaten Blitar dan Trenggalek.

"Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dari BUMN yang ada di Jatim. Kami juga sudah komunikasikan kepada PT PLN dan menyatakan siap melakukan upaya pemulihan jaringan listrik yang sampai tadi pagi, setelah kami tinjau bersama Pak Pangdam dan Bupati, masih dalam keadaan mati. Mudah-mudahan sangat bermanfaat bagi warga terdampak," kata dia.

Bupati Malang H Sanusi menyatakan, pihaknya telah mengerahkan sebanyak tujuh alat berat yang dikirim ke wilayah yang terdampak banjir.

"Kami juga telah dirikan dapur umum, mengirim beras masing-masing satu ton, air minum kemasan seribu botol, serta matras dan selimut di tiap kecamatan terdampak. Nanti akan kita evaluasi apa kekurangannya. Pemkab juga akan mengirim mobil pemadam kebakaran untuk membersihkan lumpur bila kondisi cuaca sudah memungkinkan," kata dia.

Sedangkan Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto memastikan, pihaknya telah mengerahkan 4 SSK pasukan dan 10 unit kendaraan, serta peralatan lainnya di wilayah-wilayah yang terdampak bencana.

"Prajurit TNI Angkatan Darat berkewajiban membantu memulihkan, membersihkan rumah warga, serta sarana dan prasarana umum yang terkena dampak banjir bandang hingga menjadi normal kembali," kata dia. (*)

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022