Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Situbondo, Jawa Timur, mencatat sebanyak 1.144 orang yang memanfaatkan dan menjadi agen BRILink yang tersebar di 132 desa dan 4 kelurahan.

Program BRILink merupakan perluasan layanan BRI menjalin kerja sama dengan nasabah sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan menggunakan fitur EDC mini-ATM dengan konsep sharing fee.

"Agen BRILink ini bisa melayani semua transaksi perbankan, seperti membayar cicilan, beli token listrik, beli pulsa, bayar air, bahkan bisa mengambil uang menggunakan ATM, dan berbagi keuntungan dengan kami," ujar Pemimpin Cabang BRI Situbondo, Edy Hariyadi di Situbondo, Kamis.

Menjadi agen BRILink, lanjut dia, masyarakat bisa menambah sumber pendapatan serta peluang bisnis ini cukup menjanjikan, sehingga diminati banyak orang.

Menurut Edy, BRI merupakan pelopor dari bisnis agen bank, dan upah yang diberikan kompetitif, fitur paling lengkap, tanpa modal alat, bebas biaya sewa alat, jaringan kerja dan e-channel terbesar dan terluas, serta pendampingan lebih dari 28.000 tenaga pemasar.

Olah karena itu, katanya, BRILink ada di setiap pelosok desa, karena masyarakat yang tinggal jauh dari perbankan yang banyak menggunakan transaksi melalui BRILink.

"Bisnis ini memang sangat menjanjikan, karena semua jenis pelayanan perbankan bisa dilakukan melalui agen BRILink. Di Desa/Kecamatan Sumbermalang, seorang agen BRILink omzetnya sudah mencapai sekitar Rp30 juta per bulan, dan banyak lagi agen BRILink yang omzetnya lumaya besar," katanya. (*)

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022