DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya mengoptimalkan posko gotong royong di setiap kecamatan guna menyosialisaikan penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat.

"Hampir semua posko gotong royong di tiap kecamatan membuat kegiatan terkait penanganan COVID-19," kata Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Anas Karno di Surabaya, Sabtu.

Posko Gotong Royong diketahui menampung bantuan dari para kader PDIP dan masyarakat umum untuk penanganan COVID-19. Adapun kegiatan posko bermacam-macam mulai dari pembagian paket sembako dan nasi kotak kepada warga terdampak COVID-19 hingga dialog virtual seputar kesehatan dan sosialisasi protokol kesehatan.

Dialog virtual seputar kesehatan seperti yang dilakukan kader PDIP di Posko Gotong Royong Nginden Jangkungan pada Jumat (13/8) malam. Di posko itu, lanjut dia, pihaknya menghadirkan dokter Bagus dari Puskesmas untuk memberikan edukasi kepada warga tentang COVID-19.

"Jadi warga yang datang bisa bertanya apapun terkait kesehatan dan terkait COVID-19," ujar Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Surabaya ini.

Selain itu, kata Anas, pembagian makanan itu juga dilakukan dengan memberdayakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Surabaya. Menurutnya, kader-kader PDIP memesan nasi kotak dari UMKM, dan membagikan dalam bentuk makanan jadi kepada warga.

"Dengan demikian UMKM di Surabaya bisa diberdayakan," ujarnya.

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono sebelumnya mengatakan, posko tersebut menampung bantuan berupa kebutuhan pokok dari hasil gotong royong para kader partai untuk disalurkan kepada warga perkampungan yang membutuhkan di masa pandemi COVID-19.

"Kader-kader PDIP sendiri yang menyalurkan bantuan makanan maupun beras kepada warga," kata Adi.  (*)

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021