Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah kota setempat guna menjadikan masjid tidak hanya sebagai rumah ibadah, tapi sebagai pusat peradaban untuk kemajuan Kota Surabaya.

Ketua DMI Kota Surabaya Arif Afandi di Surabaya, Senin, mengatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memiliki kepedulian tinggi terhadap kemakmuran masjid. 

"Itu selaras dengan tujuan DMI Surabaya yakni menjadikan masjid tak hanya sebagai rumah ibadah, tapi juga sebagai penggerak kemajuan bagi seluruh warga Surabaya," katanya.
 
Menurut dia, selama ini, DMI berupaya menjadikan masjid di Kota Surabaya sebagai pusat kemajuan peradaban. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menyatakan, siap mendukung pemkot dalam upaya memakmurkan masjid. 

Ia juga berharap, setiap masjid di Surabaya dapat menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi umat atau golongan-golongan lain.
 
"Kita siap bersama pemkot bagaimana membangun masjid sebagai tempat yang nyaman. Tidak menakutkan bagi-bagi golongan-golongan lain. Mudah-mudahan Surabaya dapat menjadi percontohan bagi DMI di seluruh Indonesia," ujarnya.

Selain itu, Arif Afandi mengatakan pihaknya DMI di semua kecamatan Kota Surabaya siap melaksanakan protokol kesehatan menyusul telah diperbolehkannya warga Shalat Tarawih secara berjamaah di masjid selama Bulan Ramadhan. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya berpesan kepada para pengurus masjid agar masjid tak hanya digunakan sebagai rumah ibadah, tapi dapat dimanfaatkan sebagai pusat-pusat peradaban untuk kemajuan Surabaya, baik itu di bidang pendidikan, keagamaan, ekonomi, maupun kegiatan sosial lainnya.

"Jadi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan dapat menggerakkan ekonomi, pendidikan, semuanya dari masjid," katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, maka akan semakin banyak jamaah-jamaah yang datang ke masjid untuk memakmurkan. Apalagi umat muslim di seluruh dunia sebentar lagi menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. (*)

 

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021