Banjir bandang menerjang Desa Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa sore hingga malam akibat hujan deras yang mengguyur di wilayah setempat menyebabkan sejumlah sungai meluap membawa material lumpur dan kayu.

"Bencana banjir bandang terjadi di Dusun Krajan, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, akibat hujan deras yang menyebabkan debit air Sungai Tugusari mengalami peningkatan yang signifikan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo di Jember, Selasa malam.

Menurutnya, banjir bandang yang membawa material lumpur dan kayu menyebabkan beberapa rumah warga terdampak banjir, sehingga air lumpur masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian 60 cm - 100 cm.

Warga yang terdampak banjir di Desa Bangsalsari, yakni di RT 01/ RW 32 dengan jumlah 4 KK (12 jiwa), empat balita, dua lansia, dan 100 santri yang berada di Ponpes Ar-Rosyid.

Kemudian warga di RT 01/ RW 33 tercatat sebanyak 14 KK (30 jiwa), lima balita, lima lansia, satu rumah rusak ringan, kemudian warga yang terdampak banjir bandang juga ada di RT 01/ RW 34 dengan jumlah 40 KK (120 jiwa), enam balita, dan 12 lansia.

Di RT 01/ RW 36 tercatat warga yang terdampak yakni 10 KK (25 jiwa), enam balita, satu rumah rusak ringan, dan satu Pesantren Al - Azhar dengan jumlah santri sekitar 50 orang.

"Total warga terdampak banjir bandang di Desa/Kecamatan Bangsalsari sebanyak 68 KK atau 337 jiwa, namun petugas masih terus melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak," katanya.

Heru menjelaskan perabot rumah tangga, hewan ternak (ayam) dan beberapa dokumen penting milik warga di Desa Bangsalsari hanyut terbawa banjir, namun tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

"Petugas BPBD berangkat membawa perahu karet dan alat penyedot air, namun proses penanganan masih belum selesai di lokasi bencana banjir bandang," ujarnya.

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021